Penting! Ini yang Harus Dilakukan saat Bertemu ODGJ

    Sunnaholomi Halakrispen - 16 Oktober 2021 22:00 WIB
    Penting! Ini yang Harus Dilakukan saat Bertemu ODGJ
    Pratiwi Noviyanthi di Acara Vaksin Slank untuk Indonesia (Foto: dok. Metro Tv)



    Jakarta: Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sering kali dijuluki orang gila. Bahkan, tidak dipedulikan, hingga menjadi bahan ejekan dan diskriminasi dari zaman ke zaman, tanpa henti. Di sisi lain, Pratiwi Noviyanthi memilih memerhatikan ODGJ.

    Novi, sapaannya, juga gemar mengajak generasi muda untuk lebih peduli dan membantu orang lain dengan hati yang tulus. Dia pun memberikan tips tentang hal apa yang harus dilakukan saat bertemu dengan ODGJ.

     



    "Pesan aku, aku hanya minta tolong, apabila melihat ODGJ jangan pernah dijauhi. Jangan pernah dicemooh atau dicela," ucap Pemerhati ODGJ, Pratiwi Noviyanthi, dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia di Metro TV.

    Ia menekankan bahwa ODGJ juga manusia, sama seperti orang-orang yang tidak memiliki gangguan kejiwaan. Terlebih, para ODGJ membutuhkan bantuan dari orang lain yang memiliki kesehatan jiwa normal.

    "Bagaimana kita sebagai orang normal memberikan bantuan tersebut. Entah makanan, minuman, atau pelaporan dinas sosial," tuturnya.

    "Setidaknya mereka akan mendapatkan tempat yang layak, yang semestinya," tambahnya.

    Berawal dari kenyamanannya berinteraksi dengan ODGJ, wanita asal Bandung ini mengikuti panggilan hatinya untuk memanusiakan manusia sepenuh hati. Bukan rasa takut melakukan aktivitas itu, Novi justru merasa takjub dan bahagia melihat ODGJ yang dibantunya lebih bersih dan rapi.

    Hingga kini, Novi sudah membantu ODGJ di sekitar Jakarta, Bogor, Lampung, Palembang, Jawa Timur, hingga Riau. "Masing-masing kota alhamdulillah banyak yayasan ODGJ yang menawari kita kerja sama. Jadi ayo kita sama-sama membantu orang-orang terlantar," bebernya.

    Vaksin Slank untuk Indonesia


    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin Slank untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin Slank untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id