Kehadiran Jokowi di Pernikahan Aurel dan Atta Tuai Kritik, KD: Jangan Dianggap Berlebihan

    Elang Riki Yanuar - 05 April 2021 19:21 WIB
    Kehadiran Jokowi di Pernikahan Aurel dan Atta Tuai Kritik, KD: Jangan Dianggap Berlebihan
    Krisdayanti (Foto: medcom)



    Jakarta: Krisdayanti (KD) menanggapi perbincangan mengenai kehadiran Presiden Jokowi di acara pernikahan anaknya, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar akhir pekan kemarin. KD meminta kedatangan Jokowi sebagai saksi di pernikahan Aurel dan Atta tidak ditanggapi secara berlebihan.

    Presiden Jokowi ditunjuk sebagai saksi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ketua MPR Bambang Soesatyo dipilih menjadi perwakilan keluarga Atta Halilintar. Sebagai ibu dari mempelai, KD bersyukur pernikahan anaknya dihadiri sejumlah petinggi negara.






    "Ya Alhamdulilah keluarga dan anak-anak mendapat respons yang luar biasa," kata Krisdayanti di Jakarta.

    Bagi KD, kehadiran sejumlah petinggi merupakan bukti perhatian seorang kepala negara terhadap warganya. Karena itu, KD berharap acara pernikahan Aurel dan Atta tidak menuai polemik.

    "Anggaplah ini sebagai salah satu warga Indonesia yang mendapat perhatian dari Kepala Negara. Jadi tolong jangan dianggap berlebihan," ucap KD.

    Acara pernikahan Aurel dan Atta menuai ragam komentar warganet di media sosial. Selain digelar di tengah pandemi, kehadiran Presiden Jokowi dan pejabat lain juga menjadi sorotan. Salah satu suara paling vokal disampaikan penyanyi Fiersa Besari.

    "Banyak paradoks di negeri ini. Mudik dilarang, tapi destinasi wisata buka serempak. Penutupan jalan raya, tapi malah macet di sana-sini. Izin resepsi masyarakat dipersulit, tapi pernikahan seleb dihadiri langsung oleh pemimpin negara. Ah, tapi saya tahu apa. Cuma rakyat jelata," tulis Fiersa.

    Sementara komika dan sutradara Ernest Prakasa menyoroti unggahan akun Twitter Sekretariat Negara yang menampilkan kehadiran Presiden Jokowi di pernikahan penyanyi Aurel Hermansyah dengan YouTuber Atta Halilintar.

    "Atta itu salah satu millenials paling berpengaruh di Indonesia. Para politisi pasti ingin merapat, bisa dipahami. Tapi kalau ikut dipublikasikan pakai akun Sekretariat Negara, menurut gue sih aneh," tulis Ernest.


     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id