comscore

Viral! Video Lesti Kejora dan Rizky Billar Terima Uang Sekoper dari Petinggi DNA Pro

Sri Yanti Nainggolan - 09 April 2022 20:40 WIB
Viral! Video Lesti Kejora dan Rizky Billar Terima Uang Sekoper dari Petinggi DNA Pro
Rizky Billar dan Lesti Kejora (Foto: instagram)
Jakarta: Lesti Kejora dan Rizky Billar kemungkinan akan tersangkut kasus investasi bodong lagi. Pasalnya, pasangan ini menerima uang dari petinggi DNA Pro, Stefanus Richard atau Steven Richard, yang merupakan salah satu tersangka kasus robot trading DNA Pro. 

Video ketika Lesti Kejora dan Rizky Billar menerima uang dari Steven Richard pun kembali viral. Akun Instagram @insta_julid menampilkan potongan video tersebut. 
Saat itu, Steven Richard memberikan hadiah atas kelahiran anak pertama Lesti Kejora dan Rizky Billar, Muhammad Leslar Al-Fatih Billar. Ia memberikan sebuah koper yang didalamnya berisi beberapa gepok uang yang diduga senilai Rp1 miliar. 

Lesti Kejora dan Rizky Billar terima uang satu koper dari petinggi DNA Pro, Steven Richard. Instagram insta_julid
Lesti Kejora dan Rizky Billar terima uang satu koper dari petinggi DNA Pro, Steven Richard. Instagram insta_julid

"Repot-repot, uncle," ucap Lesti Kejora dalam video yang dikutip Sabtu, 9 April 2022. 

"Spesial buat baby L. Saya ngerasa Lestu kalau dapat barang, haduh, mau ditaruh mana lagi, tapi kalau ini kan bisa taruh di bank, berguna buat baby L," tutur Richard. 

"Engga enak dong kita," balas Rizky Billar. 

"Engga papa, santai," ucap Steven Richard. 

"Ini kemungkinan engga akan kita gunakan, ini untuk kita kasih semua buat tabungan bayi kita. Cuma kalau bapaknya butuh, bolehlah," kata Rizky Billar. 

"Good (bagus)," timpal Steven Richard. 

Baca: Keterlibatan Artis di Investasi Bodong DNA Pro Didalami
 

Petinggi robot trading DNA Pro ditangkap

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap dua tersangka kasus robot trading DNA Pro yang dinyatakan buron. Mereka adalah Founder dan Co-founder Tim Octopus, Jerry Gunandar dan Stefanus Richard.

"Keduanya ditangkap pada 8-9 April 2022. Mereka mempunyai omzet downline sebesar lebih dari USD22.000.000 atau sebesar Rp330 miliar," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu, 9 April 2022.

Bareskrim Polri menetapkan 12 tersangka dalam kasus investasi bodong robot trading DNA Pro Akademi yang diduga melibatkan sejumlah artis. Dari jumlah tersebut, lima sudah ditahan dan tujuh lainnya masih diburu.

Para tersangka dijerat Pasal 106 Jo. Pasal 24 dan atau Pasal 105 Jo. Pasal 9 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan atau Pasal 3, Pasal 5 Jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pemberantasan dan pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Mereka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

(SYN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id