Slank Bertemu Nadiem Makarim, Bahas Isu Sekolah Tatap Muka

    Sunnaholomi Halakrispen - 03 Mei 2021 22:00 WIB
    Slank Bertemu Nadiem Makarim, Bahas Isu Sekolah Tatap Muka
    Slank dan Nadiem Makarim (Foto: dok. metro tv)



    Jakarta: Personel band Slank bertemu dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim. Mereka membahas tentang sekolah tatap muka.

    "Mayoritas sudah ingin sekolah tatap muka, termasuk orang tua. Berdasarkan semua survei kita, hampir 80 persen sudah siap untuk tatap muka, karena mereka juga sudah lebih percaya diri dengan protokol kesehatan," tutur Menteri Nadiem dalam program Vaksin untuk Indonesia Metro TV.






    Kemudian, Slank mempersilakan salah satu orang tua murid, Anastasya, untuk bergabung secara virtual. Anastasya mengatakan bahwa anak-anaknya,yang sekolah di TK dan SD, telah rindu belajar di sekolah bersama teman-temannya. Namun, ia belum yakin.

    "Kalau sudah SMP dan SMA sudah mulai paham protokol kesehatan. Sementara anak TK dan SD di bawah kelas 3 SD, sudah pasti tidak mungkin protokol kesehatannya disiplin karena colek teman sana-sini. Karena lingkungan sekolah sendiri misalnya masih zona merah, jadi bagaimana sistemnya?" tanyanya.

    "Terima kasih, bu. Masing-masing sekolah punya polanya sendiri. Ada sekolah yang mau buka dua kali dalam seminggu, ada sekolah yang mau buka setiap hari ada longkap-longkap," jawab Nadiem.

    Ada juga sekolah yang membagi jam belajar murid, yakni satu hari ada satu grup, lalu saat sore harinya untuk grup lain. Ia menekankan bahwa masing-masing sekolah akan menentukan bagaimana pembagian pola rotasi belajar siswa yang akan diterapkan sekolah selama kembali belajar secara tatap muka.

    "Sistem itu tergantung masing-masing kebutuhan anak-anak dan orang tua di sekitar situ. Karena aturan mainnya adalah hanya 50 persen dari kapasitas, mau tidak mau akan akan hibrid modelnya. Tapi setiap sekolah akan menentukannya," jelasnya.

    Vaksin untuk Indonesia


    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id