Alasan Gisel Tak Hadir Wajib Lapor Pekan Ini

    Sunnaholomi Halakrispen - 22 Januari 2021 10:35 WIB
    Alasan Gisel Tak Hadir Wajib Lapor Pekan Ini
    Gisella Anastasia (Foto: MI/Sumaryanto Bronto)



    Jakarta: Gisella Anastasia alias Gisel menjadi tersangka kasus video syur dan ditetapkan menjalani wajib lapor. Namun, Kamis, 21 Januari 2021 ia tak hadir di Polda Metro Jaya. Gisel pun mengabarkan kondisinya.

    "Enggak (hadir), aku izin hari ini. Tapi tetap kasih surat," ujar Gisel saat dihubungi wartawan.




    Ia menyatakan dirinya sedang menjalani isolasi mandiri terkait covid-19 selama beberapa hari ke depan. Hak tersebut menjadi penghambatnya tidak hadir dalam wajib lapor yang seharusnya dilakukan setiap hari Senin dan Kamis.

    "Kalau sudah PCR lagi, kalau aman, negatif (covid-19), baru keluar-keluar lagi, lanjut wajib lapor seperti biasa," tuturnya.

    Jebolan Indonesian Idol 2008 itu menjelaskan bahwa isolasi mandiri yang dijalaninya kali ini lantaran kontak dengan pasien positif covid-19. Pemeriksaan kesehatan terkait covid-19 pun dilakukannya. 

    "Mama isolasi mandiri dulu karena habis kontak erat walaupun hasil PCR negatif. Mungkin 3 atau 5 hari lagi aku PCR lagi untuk memastikan," tulisnya melalui akun Instagramnya.

    Sementara itu, Gisel resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan pornografi dalam video intim itu. Berdasarkan pemeriksaan polisi, Gisel mengakui bahwa dirinya sebagai pemeran dalam video tersebut.

    Peristiwa dalam video yang sempat viral di media sosial itu terjadi pada tahun 2017, saat Gisel masih menjadi istri Gading Marten. Tepatnya, Gisel dan Michael Yukinobu Defretes alias Nobu berhubungan intim di salah satu hotel Medan, Sumatera Utara.

    Kekasih Wijaya Saputra itu mengaku merekam aksinya menggunakan handphone miliknya dan menyimpan video seks itu. Gisel juga sempat mengirim video porno itu kepada Nobu. Namun, handphone Gisel hilang dan video berdurasi 19 detik itu tersebar di jagat dunia maya.

    Tak hanya Gisel, Nobu juga ditetapkan sebagai tersangka. Atas perbuatan tersebut, keduanya dijerat dengan Pasal 4 Ayat 1 juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 8 Undang Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.



    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id