Rhoma Irama Maafkan Ridho

    Sunnaholomi Halakrispen - 10 Februari 2021 11:50 WIB
    Rhoma Irama Maafkan Ridho
    Ridho Rhoma (Foto: Instagram Ridho Rhoma)



    Jakarta: Penyanyi Dangdut Ridho Rhoma kembali terjerat kasus narkoba. Ia ditangkap polisi pada 4 Februari 2021. Meskipun jatuh di lubang yang sama, sang ayah, Raja Dangdut Rhoma Irama, menyatakan tetap memaafkan Ridho.

    Ketika pertama kali mendengar kabar kasus yang kenimpa anaknya, Rhoma Irama sempat terkejut. Apalagi saat Ridho meneleponnya sambil menangis.






    "Dia minta maaf berkali-kali. Saya bilang, 'Saya selalu maafkan kamu, bahwa saya selalu memaafkan kamu.' Dia bilang, 'Mungkin ini akhir dari karier Ridho, pak,'" ucap Rhoma menirukan perbincangannya dengan Ridho.

    Ia pun menyemangati Ridho agar tidak putus asa dalam menjalani hidupnya. Sebab, Pelantun Lagu Begadang ini selalu bersedia mendampingi buah hatinya dalam keadaan suka maupun duka.

    "Papa maafin kamu dan kamu harus bangkit kembali," ucapnya meyakinkan Ridho.

    Di sisi lain, Rhoma Irama menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian yang telah bertindak tegas. Proses hukum tentu harus dijalankan, walaupun dalam hal ini berkaitan dengan putera Rhoma. Ia yakin penangkapan terhadap Ridho pun demi kebaikan.

    "Saya ingin ucapkan terima kasih pada kepolisian yang telah menangkap Ridho sejak awal. Begitu Ridho didapati menyimpan amphetamine langsung ketangkap. Bayangkan kalau misalnya seminggu, sebulan, dua bulan baru ketangkap. Atau setahun barangkali sudah overdosis," pungkasnya.

    Pada kasus kali ini, Ridho ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada Kamis, 4 Februari 2021 lalu. Berdasarkan hasil tes urine, Ridho positif menggunakan amfetamin atau narkoba jenis ekstasi.

    Akibat perbuatannya, Ridho dijerat Pasal 112 ayat 1 sub Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun.

    Di sisi lain, ini bukan pertama kali Ridho ditangkap. Sebelumnya, Ridho Rhoma ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu seberat 0,7 gram pada Maret 2017. Dia awalnya dihukum 10 bulan dan dinyatakan bebas dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur pada 25 Maret 2019.

    Namun, dalam putusan kasasi, Mahkamah Agung memberikan vonis 18 bulan sehingga dia wajib menjalani sisa kurungan delapan bulan penjara di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat. Dia bebas pada Januari 2020.


    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id