Fakta-fakta Kasus Narkoba Reza Artamevia

    Cecylia Rura - 07 September 2020 11:22 WIB
    Fakta-fakta Kasus Narkoba Reza Artamevia
    Konferensi pers penangkapan Reza Artamevia terkait narkotika di Polda Metro Jaya, Minggu, 6 September 2020. (Foto: Antara)
    Jakarta: Penyanyi Reza Artamevia kembali berurusan dengan polisi terkait kasus narkoba. Tepatnya pada Jumat, 4 September 2020 sore hari Polda Metro Jaya mengamankan Reza Artamevia di sebuah restoran kawasan Kelurahan Balai Besar, Jatinegara, Jakarta Timur.

    Ini merupakan babak kedua Reza Artamevia tersandung kasus narkoba. Sebelumnya, nama Reza Artamevia mengguncang dunia hiburan ketika ditangkap bersama Gatot Brajamusti di kamar hotel di Mataram Lombok, terkait narkotika pada Agustus 2016.

    Berikut fakta-fakta babak kedua penangkapan Reza Artamevia terkait kasus narkoba:

    1. Reza Artamevia transaksi sabu di restoran


    Polda Metro Jaya mengamankan Reza Artamevia (RA) bersama dua rekan ketika berada di restoran kawasan Jakarta Timur pada Jumat sore. Saat itu, Reza tengah melakukan transaksi beli sabu.

    "Berdasarkan laporan masyarakat tentang seseorang yang sering menggunakan atau memesan sabu-sabu. Kemudian tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang wanita yang pada saat itu dalam satu restoran yang baru saja membeli sabu-sabu tersebut. Inisialnya adalah RA pada hari Jumat yang lalu sekitar pukul 16.00," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Minggu 6 September 2020.

    2. Ditemukan sabu seberat 0,78 gram


    Polisi menemukan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,78 gram dari tas Reza Artamevia. Polisi kemudian menggeledah kediaman Reza Artamevia di Cireundeu dan menemukan barang bukti berupa bong (alat hisap) dan korek api. Sabu dibeli seharga Rp1,2 juta.

    "Rp1,2 juta dia beli. Satu klip beratnya 0,78 gram sabu-sabu. Ini pun masih kami lakukan pengecekan untuk sabu-sabu ke labfor," terang Yusri Yunus.

    3. Empat bulan konsumsi sabu selama pandemi Covid-19


    Reza Artamevia mengaku kepada polisi mengonsumsi sabu selama empat bulan terakhir. Polisi masih mendalami pengakuan Reza.

    "Yang bersangkutan, RA ini hasil pemeriksaan memang mengakui bahwa dia menggunakan sabu ini sekitar empat bulan semasa pandemi Covid-19 ini yang memang sering di rumah saja," kata Yusri Yunus.

    "Ini pengakuan, kami masih mendalami terus. Motifnya seperti apa kami masih dalami," kata Yusri Yunus.

    4. Diduga tergoda kembali gunakan narkotika selama di rumah


    Sebelum Reza Artamevia, sejumlah public figure lain seperti drummer band J-Rocks dan mantan drummer BIP juga diamankan terkait kasus narkoba.

    "Biasanya memang setiap orang yang ditangkap beberapa public figure kita amankan pasti menyampaikan bahwa ini mengisi kekosongan waktu karena memang di rumah saja sehingga terpengaruh lagi menggunakan barang haram," kata Yusri.

    5. Pemasok sabu ke Reza Artamevia bukan dari kalangan artis


    Pemasok sabu-sabu untuk Reza Artamevia kini berstatus DPO berinisial F dan dalam pengejaran. Pemasok bukan dari kalangan public figure.

    "Ini bandar biasa, pengedar, tidak ada hubungannya dengan public figure lain, kita masih dalami terus, kita masih lakukan pengejaran," terang Yusri Yunus.
     

    Halaman Selanjutnya
      6. Reza Artamevia langganan…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id