Cerita Pratiwi Noviyanthi Rawat ODGJ Terlantar di Rumah

    Sunnaholomi Halakrispen - 16 Oktober 2021 21:31 WIB
    Cerita Pratiwi Noviyanthi Rawat ODGJ Terlantar di Rumah
    Pratiwi Noviyanthi di Acara Vaksin Slank untuk Indonesia (Foto: dok. Metro Tv)



    Jakarta: Mantan pramugari bernama Pratiwi Noviyanthi menjadi Pemerhati ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Selain mengirim ODGJ ke rumah sakit jiwa dan yayasan, dia juga merawat ODGJ di rumah.

    "Sekarang ada berapa banyak yang kamu rawat atau kamu tampung? Ada tempat penampungan juga kah?" tanya gitaris Slank, Ridho, dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia di Metro TV.

     



    "Untuk saat ini kita masih kerja sama dengan yayasan. Tapi kalau di rumah aku ada satu ODGJ namanya Abah Ismail, 20 tahun terlantar, umurnya 48-49 tahun," jawab Novi.

    Novi menceritakan, Abah Ismail bukan lagi ODGJ, melainkan sudah termasuk ODMK (orang dengan masalah kejiwaan). Sebab, Ismail melukai dirinya sendiri, hingga tangannya bengkak-bengkak penuh dengan cincin yang diikat dan tangannya hampir putus.

    "Kita rawat di rumah. Dan ada dua bayi yang ibunya ODGJ, ibunya sekarang di rumah sakit jiwa. Satu bayi umur 1 tahun dan 1 lagi umur tiga minggu," imbuhnya.

    Di sisi lain, ODGJ sulit diajak komunikasi. Novi pun mengungkapkan tantangannya selama merawat ODGJ, karena tentu tidak selalu mulus.

    "Terkadang ODGJ up and down. Misalnya kita ajak ngobrol bisa baik, tapi tiba-tiba bisa langsung memukul kita atau agresif. Itu sering kali terjadi. Memang harus sabar dan pelan-pelan. Harus menemukan kuncinya di mana letak luluhnya dia," jelasnya.

    Vaksin Slank untuk Indonesia


    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin Slank untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin Slank untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.





     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id