Sejumlah Publik Figur Dukung Niat Giring Jadi Bakal Calon Presiden

    Dhaifurrakhman Abas - 25 Agustus 2020 20:05 WIB
    Sejumlah Publik Figur Dukung Niat Giring Jadi Bakal Calon Presiden
    Giring Ganesha (Foto: instagram)



    Jakarta: Presenter Gilang Dirga mendukung keputusan Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha, mencalonkan dirinya dalam pemilihan presiden periode 2024. Hal itu diungkapkannya lewat Instagram

    "Enggak ada yang enggak mungkin bro. Lanjutkan!" kata Gilang melalui Instagram @gilangdirga, dikutip Selasa 25 Agustus 2020.

     



    Tak hanya Gilang, vokalis band D'Masiv, Rian Ekky Pradipta turut menyampaikan dukungannya terhadap Giring. Rian menyampaikan dukungannya setelah Giring mengunggah video mengenai rencananya maju sebagai bakal calon presiden di Instagramnya.

    "Top," ujar Rian D'Masiv.

    Presenter dan penyiar radio, Indra Bekti, juga mendukung rencana pencalonan diri Giring sebagai calon presiden pada pemilihan umum 2024. Dia kepincut dengan semangat Giring membuat perubahan dalam iklim politik di Indonesia.

    "Semoga kaum muda banyak terinspirasi untuk membuat perubahan. Dan mungkin Giring salah satunya. Maju terus @giring. Indonesia bangga punya anak muda yang punya tekad ingin membuat Indonesia maju seperti kamu," ucap Indra.

    Meski demikian, tak semua publik figur rupanya yang sepakat dengan pencalonan Giring sebagai bakal calon presiden periode 2024 oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Suara tersebut disampaikan sineas Ernest Prakasa.

    "Bagi saya, pencalonan Giring adalah gimmick yang kebablasan," kata Ernest melalui cuitan Twitter @ernestprakasa, dikutip Selasa 25 Agustus 2020.

    Menurut Ernest, Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu dinilai belum matang secara pengalaman politik. Pencalonan diri Giring, kata Ernest, seolah menggambarkan PSI main-main dengan pesta demokrasi.

    "Memajukan figur untuk menjadi capres hanya bermodalkan popularitas, bukan pengalaman politik yang jelas. PSI tidak menganggap pencapresan sebagai sesuatu yang serius, maka saya pun tidak lagi menganggap mereka serius," terang Ernest.

    Pencalonan Giring menjadi bakal calon presiden membuat Ernest kurang bersimpati terhadap partai PSI. Sebab PSI dianggap hanya mengandalkan popularitas anggotanya dalam menjalankan iklim politik Indonesia.

    "Selama ini saya secara terbuka menyatakan simpati terhadap perjuangan rekan-rekan di PSI, mengamini niat mereka untuk memperbaiki iklim perpolitikan Indonesia. Pencalonan Giring sebagai capres, apapun motifnya, telah mengakhiri simpati itu," tandas dia.

    Sebelumnya diberitakan, Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha membenarkan ingin ikut berkompetisi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Giring menyebut alasannya maju sebagai bakal calon presiden 2024 untuk mewakili semangat anak muda dalam menjalankan politik Indonesia.

    "Saya paham banyak generasi muda yang kecewa dengan politik karena merasa diabaikan, ditinggalkan dan akhirnya politik menjadi sesuatu yang enggak menarik. Pertanyaannya kalau kita merasa diabaikan dan ditinggalkan, apakah kita akan diam? buat saya reaksi yang sebaiknya diambil justru melibatkan diri supaya politik jangan jatuh ke tangan yang salah," terang dia.

    Eks vokalis Nidji ini juga berangan-angan dapat mengisi ruang politik pada 2024 dengan anak muda yang berkompenten. Dia berencana akan merangkul kalangan muda dalam menghadapi tantangan global ke depan.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id