comscore

Kondisi Kejiwaan Luna Maya Terganggu Akibat Kasus Video Ariel

Elang Riki Yanuar - 01 Juni 2022 16:21 WIB
Kondisi Kejiwaan Luna Maya Terganggu Akibat Kasus Video Ariel
Luna Maya (Foto: instagram)
Jakarta: Luna Maya mengenang perjalanan hidup terkelamnya ketika tersandung kasus video porno. Karier Luna yang sedang berada di puncak seketika hancur akibat skandal yang terjadi pada 2010 itu.

Video pribadi Luna dan kekasihnya saat itu, Ariel beredar luas di media sosial. Keduanya kemudian dijadikan tersangka meski hanya Ariel yang disidang dan dipenjara.
Seluruh pihak yang bekerjasama dengan Luna menarik diri. Termasuk produk yang menjadikan Luna sebagai duta. Diakui Luna, dirinya sempat Post power syndrome atau sindrom pascakekuasaan.

"Gue sempat ngalamin post power syndrome. Post power syndrome itu lo punya power, tiba-tiba enggak ada. Lo ngerasa lo kan seseorang tadinya, terus sekarang nobody, itu struggling banget. Mental illness juga," kata Luna Maya saat berbincang dengan Denny Sumargo di Youtube.

"Di saat tadi orang muja-muja, terus berhenti memuja jadi menghujat, kan bingung," lanjutnya.

Butuh waktu yang tidak sebentar bagi Luna untuk menyembuhakan kondisi kejiwaannya. Ditambah lagi banyak orang masih memberikan stigma negatif kepadanya.

"Gue sih proses sama diri gue sendiri ya, gue observasi semua dari teman, pengalaman gue, habis lo senang, besok bisa nangis, habis jatuh bisa bangkit lagi. Ini kayak siklus saja," ucapnya.

Luna tak mau terus hidup dalam keterpurukan. Perlahan dia mulai bangkit dan melupakan masa lalu.

"Hidup itu cuma ada dua pilihan, lo mau terpuruk atau ada di atas, ada di bawah, bukan pilihan buat aku. Gue enggak suka nyerah," tegasnya.

 

(ELG)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id