Slank Bincang Santai dengan Nadiem Makarim, Orang Tua Murid Boleh Bertanya

    Sunnaholomi Halakrispen - 03 Mei 2021 20:00 WIB
    Slank Bincang Santai dengan Nadiem Makarim, Orang Tua Murid Boleh Bertanya
    Slank dan Nadirm Makarim (Foto: dok. Metro Tv)



    Jakarta: Slank berbincang dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim. Pada perbincangan tersebut, orang tua murid dibolehkan bertanya langsung kepada menteri termuda di Indonesia.

    Salah satunya, Senny selaku ibu pekerja yang memiliki anak kelas 3 SD. Ia menanyakan terkait wacana untuk para siswa kembali sekolah tatap muka. Ia mengaku dirinya dan anaknya senang dengan keputusan tersebut.






    "Tapi kekhawatiran itu tetap ada. Yang kita ingin tahu, kegalauan ibu-ibu ini, apa sih jaminan yang diberikan supaya kita bisa rela atau ikhlas melepaskan anak-anak, karena mereka sulit menjaga protokol kesehatan. Bagaimana cara mengatasinya dan bagaimana kita bisa yakin?" tanya Senny dalam program Vaksin untuk Indonesia Metro TV.

    "Terima kasih, bu. Kalau ibu meminta jaminan kepada saya, saya tidak bisa memberikannya, saya mohon maaf sekali. Tapi ada beberapa faktor yang bisa ibu jadikan pegangan," jawab Menteri Nadiem.

    Hal pertama yang terpenting, kata Nadiem, keputusan itu ada pada masing-masing orang tua. Sebab, setiap orang tua mengenal anaknya, dan memiliki level risiko tersendiri.

    "Sekolah tidak boleh memaksa karena haknya orang tua untuk melaksanakan itu. Kedua, adalah dengan guru-gurunya sudah divaksinasi itu yang menjadi satu keringanan juga," paparnya.

    "Ibu dan semua orang tua berhak melalui komite sekolah untuk datang dan langsung memonitor dan bergerak untuk memastikan protokol kesehatan itu terjadi. Jadi tidak mungkin terjadi kalau hanya pihak sekolah atau pemerintah," lanjutnya.

    Ia menjelaskan, orang tua harus turun tangan untuk memastikan, benar atau tidak pelaksanaan protokol kesehatan yang disiplin di sekolah anak mereka. Sebab, peran orang tua sangat penting untuk memastikan keselamatan anaknya selama pandemi, di luar dinas kesehatan, kepala sekolah, dan kementerian terkait.

    Vaksin untuk Indonesia


    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id