Triawan Munaf Ungkap Akhir Hayat Glenn Fredly Masih Pikirkan Nasib Masyarakat

    Dhaifurrakhman Abas - 09 April 2020 23:23 WIB
    Triawan Munaf Ungkap Akhir Hayat Glenn Fredly Masih Pikirkan Nasib Masyarakat
    Glenn Fredly saat tampil di Prambanan Jazz 2017 (Foto: Medcom.id/Shindu)
    Jakarta: Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Triawan Munaf, menyebut Glenn Fredly merupakan sosok yang langka. Semasa hidupnya dia rela menyisihkan tenaganya buat memperjuangkan kesejahteraan musisi lain.

    "Dia langka. Dia punya suara indah, bakat bagus dan populer, tapi mau memperjuangkan orang lain dan ekosistem musik," kata Triawan dalam Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly, yang ditayangkan Metro TV, Kamis 9 April 2020.

    Triawan pun mengaku pernah bertanya apa tujuan dari perjuangan yang Glenn lakukan. Sambil berkelakar, Triawan membandingkan dirinya yang mungkin saja tidak akan melakukan hal serupa jika menjadi sosok Glenn.

    "Saya pernah bercanda saya pernah tanya Glenn, kalau saya jadi dia, saya mungkin enggak mau capek-capek perjuangkan hal itu," ujar Triawan

    Namun pertanyaan Triawan tak dijawab. Sambil tersenyum, Glenn tetap melakukan kegemarannya membantu sesama musisi dan semua orang yang ditemuinya.

    "Tapi Glenn selalu perjuangkan itu," kenang Triawan.

    Bahkan kata Triawan, di hari terakhirnya sebelum menutup usia, Glenn menyempatkan diri buat membantu orang lain. Dia membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan gula di kawasan Tangerang, Banten.

    "Di hari terakhirnya, dia juga sempat membicarakan kelangkaan gula di pondok Ilir, Tangerang. Dia meminta stakeholder terkait buat memperhatikan warga, kasihan warga (kelangkaan gula)," kenang Triawan.

    Lebih lanjut, Triawan mengaku sangat kehilangan sosok Glenn. Dia pun berharap sifat mulia yang ada pada diri Glenn bisa ditiru rekan sesama publik figur dan masyarakat Indonesia. Terkhusus sifat toleransi yang dimilikinya.

    "Glenn memberikan contoh kepada para selebriti dan bintang, dia bukan hanya memetingkan popularitas, followers, like. Tapi dia memperjuangkan kepedulian terhadap toleransi dalam berbangsa," tandas Triawan.

    Glenn Fredly menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Setia Mitra, Jakarta Selatan, pada Rabu petang, 8 April 2020. Dia menutup usia ke-44 karena mengidap penyakit meningitis atau radang selaput otak. Glenn dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Kamis siang, 9 April 2020. 

     



    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id