• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Menangis Mengenang Istri, Indro Warkop: Saya Tak Akan Pernah Menciumnya Lagi

Cecylia Rura - 10 Oktober 2018 22:11 wib
 Indro Warkop  (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Indro "Warkop" (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Nita Octobijanthy menghembuskan napas terakhir pada Selasa malam, 9 Oktober 2018 di RS MMC Kuningan, Jakarta. Nita pergi dalam usia 59 tahun setelah berjuang melawan kanker paru-paru yang baru diketahui hinggap sejak Agustus 2017.

Dalam pesan terakhirnya, Indro mendapatkan amanat untuk menjaga ketiga anak-anak merek, Putri "Iput", Hada, dan Harley.

"Saya selalu ngomong, 'kita syukuri ya semuanya, kita punya anak yang baik-baik, yang ganteng yang cantik-cantik', dia titipkan semua kepada saya, padahal mereka sudah gede-gede. Jangan pernah lepaskan mereka, itu sih yang paling utama," kata Indro di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Selama 36 tahun usia perkawinan bersama Nita, Indro selalu merindukan aroma tubuh sang istri. "Semua hidup saya sama dia. Saya suka bau dia. Saya enggak akan pernah menciumnya lagi (menangis). Kadang-kadang orang suka baru sadar ketika sudah seperti ini. Maaf saya cengeng," kata Indro, dilanjutkan dengan tangis.

Kepergian Nita tentu membuat Indro bersama anak-anak dan keluarga melalui kehidupan baru. Dia akan melakukan penyesuaian sebagai lajang di usia tua yang dirasa sulit dilalui.

"Dulu saya pernah ngukur sama dia jauh hari waktu anak masih kecil. Kalau harus dipanggil aku pinginnya aku duluan, ketika mulai dia sakit dia bilang, 'aku duluan ya', aku bilang belum tentu. Lo sakit kayak gini bisa jadi gue yang duluan," papar Indro.

Rencana awal jenazah Nita dimakamkan di TPU Karet Bivak. Namun, rencana itu berubah karena tidak ada lagi lahan kosong dan hanya ada opsi jenazah ditumpuk. Akhirnya, jenazah dikebumikan di TPU Tanah Kusir. Ini sekaligus direncanakan sebagai tempat peristirahatan Indro bersama sang istri kelak.

"Saya kepingin untuk berdua," kata Indro.

 


(ELG)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.