Terseret Kasus Korupsi, Mark Sungkar Berikan Klarifikasi

    Elang Riki Yanuar - 03 Maret 2021 20:44 WIB
    Terseret Kasus Korupsi, Mark Sungkar Berikan Klarifikasi
    Mark Sungkar (Foto: youtube)



    Jakarta: Aktor senior Mark Sungkar harus berurusan dengan hukum setelah didakwa melakukan korupsi hingga ratusan juta rupiah. Melalui pengacaranya, ayah dari Shireen dan Zaskia Sungkar ini membantah telah melakukan korupsi yang merugikan negara.

    Perkara korupsi yang menyeret Mark Sungkar terjadi ketika bintang film Segi Tiga Emas itu menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triatlon Indonesia (PPFTI) periode 2015-2019. Mark dianggap membuat laporan fiktif kasus laporan dana Pelatnas Prima Triathlon Indonesia (Asian Games Indonesia 2018) yang mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 694,9 juta.






    Dari jumlah kerugian Rp 694,9 juta itu Mark diduga menikmati uang sebesar Rp399 juta. Kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid menegaskan, anggaran sebesar Rp5 miliar untuk dana pelatnas Asian Games Triathlon dari Kemenpora digunakan sesuai petunjuk teknis.

    "Setiap rupiah yang digunakan adalah sesuai dengan peruntukan dalam petunjuk dan teknis, yaitu untuk membayar honorarium atlet, pelatih, manajer dan lainnya," kata Fahri Bachmid.

    "Jauh sebelum penyusunan proposal untuk Asian Games, Mark Sungkar sudah mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Federasi Triathlon Indonesia (FTI) melalui surat resmi kepada Ketua Panitia Asian Games (INASGOC). Sehingga sejak awal tidak terlibat dalam kegiatan Asian Games, hingga satu bulan setelah selesainya, kecuali diharuskan menandatangi surat surat yang tidak boleh diwakilkan," lanjut Fahri.

    Dalam dakwaan, Mark disebut tidak segera mengembalikan sisa bantuan dana dari Kemenpora ke kas negara. Pengembalian dana dikirim ke rekening pribadi Mark Sungkar. Padahal seharusnya dana tersebut dikirim ke rekening PPFTI. Namun, Mark mengaku sudah mengembalikan sisa dana dan menggunakan dana lainnya untuk honor dan keperluan organisasi.

    "Seluruh dana yang telah diterima Rp694 juta diharuskan untuk dikembalikan dan sudah dikembalikan oleh klien kami. Jumlah Rp399 juta pun dibayarkan untuk honor Wakil Kapanpel Pertandingan, test event 2017, Wakil Kapanpel Venue Test Event 2017 dan yang lain yang belum menerima haknya," jelas Fahri.

    Saat ini Mark Sungkar masih menjalani sidang dugaan korupsi yang menyeret namanya. Fahri menyebut Mark merasa dirugikan nama baiknya.

    "Kami ingin kebenaran terungkap dengan jelas, tentunya linier untuk tercapainya keadilan untuk klien kami," tutup Fahri.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id