Geram dengan Kerumunan Tanah Abang, Inul Daratista: Baju Baru Tak Sebanding dengan Kena Korona

    Sunnaholomi Halakrispen - 03 Mei 2021 14:00 WIB
    Geram dengan Kerumunan Tanah Abang, Inul Daratista: Baju Baru Tak Sebanding dengan Kena Korona
    Inul Daratista (Foto: Instagram)



    Jakarta: Tanah Abang ramai pengunjung, bahkan terlihat padat berdesakan di tengah pandemi covid-19. Suasana itu pun menuai kritik dari penyanyi dangdut Inul Daratista. Ia menekankan, jangan sampai menyalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Inul membagikan video yang menunjukkan suasana di Tanah Abang itu, melalui Instagram miliknya. Terlihat sejumlah orang yang sedang memenuhi toko-toko di Tanah Abang, seakan berburu baju Lebaran. 






    "Ya Allah semoga kalian diberikan sehat semua ya, demi baju lebaran enggak sebanding ketika kalian terpapar. Aku sekeluarga bulan lalu kena, sebulan habis duit ratusan juta," tulis Inul sebagai caption video tersebut.

    Pelantun lagu "Buaya Buntung" ini menceritakan pengalaman tak terduganya ketika terpapar covid-19. Kondisi yang seakan bertarung nyawa karena oxigen dalam darah turun dan sesak napas, dialaminya.

    "Pontang panting cari tabung oksigen karena semua rumah sakit tidak kasih kita sebab kebutuhan rumah sakit juga mendesak, belum lagi anak, suami, dan sekitar terpapar semua. Yang gagal tindakan bisa mati sia sia karena covid-19, untung Allah masih kasih kami kesempatan sembuh kembali," jelasnya.

    Istri Adam Suseno ini menyatakan bahwa ia berharap kondisi masyarakat Indonesia dilimpahi kesehatan. Ia tak ingin situasi penyebaran covid-19 yang meluas di India terjadi di Indonesia. 

    Di sisi lain, Inul meminta supaya masyarakat yang taat protokol kesehatan tidak menyalahkan Presiden Jokowi apabila penyebaran covid-19 masih terjadi. Melainkan, menyalahkan masyarakat yang sulit diatur alias para pelanggar protokol kesehatan.

    "Jangan sampai seperti di India ya ini. Tanah Abang seperti ini tidak salah kah Pak Satgas Covid-19? Halo? Presiden sudah kasih larangan mudik, yang jelas ya enggak boleh juga begini. Yang salah bukan Presiden, kucluk. Tapi manusianya yang tidak mau diatur!" paparnya.

    Inul pun heran dengan penegasan peraturan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga kondisi Tanah Abang bisa padat pengunjung di tengah pandemi covid-19. Ia berharap kondisinya bisa segera ditertibkan.

    "Jangan salahin presidennya, aturan sudah turun. Tapi rakyatnya enggak mau diatur. Mall di Pondok Indah juga sepi meskipun buka, karena tingkat kesadaran tinggi yang masuk mall juga tahu aturan. Cc Pemkot DKI nih. Bisa enggak tuh di tertibkan, bos? Seram ini," pungkasnya.


    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id