Sebelum Kanker, Henky Solaiman Sudah Lama Menderita Prostat

    Cecylia Rura - 23 Januari 2020 15:38 WIB
    Sebelum Kanker, Henky Solaiman Sudah Lama Menderita Prostat
    Henky Solaiman. (Foto: Instagram @opahenky)
    Jakarta: Aktor Henky Solaiman diketahui mengidap penyakit kanker pada Agustus tahun lalu. Hal ini diketahui sesudah melalui operasi untuk penyakit prostat dan berat badan badan Henky turun banyak.

    "Dia sakit kayaknya 9 Agustus (2019).Waktu itu dia terserang prostat sedangkan prostatnya sudah lama jadi harus dioperasi. Kemudian karena masuk rumah aski, kita pikir ada gangguan usus sudah lama. Saya bilang sekalian aja diperiksa. Dari situ ketahuan akhirnya. Berat badannya turun drastis," cerita Edmay Indriani Wijardi, istri Henky Solaiman dihubungi Medcom.id melalui sambungan telepon, Kamis, 23 Januari 2020.

    Berat badan Henky turun 10 kilogram. Saat itu, Henky Solaiman menjalani pemeriksaan usus menyeluruh dengan kolonoskopi. Kemudian, dilakukan pemeriksaan dari sampel jaringan usus besar di bawah mikroskop atau biopsi. Dari hasil ini, Henky diketahui mengidap kanker usus.

    "Akhir Agustus baru ketahuan sesudah kolonoskopi usus. Kemudian dibiopsi, ketahuan jadinya," terang Edmay.

    Saat ini Henky Solaiman menjalani perawatan terapi magnet rutin di rumahnya kawasan Kedoya, Jakarta Barat. Edmay menambahkan, perawatan medis sudah dilakukan sejak September lalu hingga Januari.

    "Sudah lima bulan baru kita periksa darah lagi sama mau PET Scan, bandingin," kata Edmay.

    Edmay mengatakan, Henky Solaiman sudah sejak usia 50 tahun menderita prostat tetapi enggan dioperasi. Ketika penyakit sudah akut, dia baru mengiyakan untuk ditangani.

    "Dari dia umur 50 dulu saya sudah suruh operasi enggak mau, saat prostat itu. Tapi dia bilang toh saya bisa bertahan sampai 78 tahun," kata Edmay.

    Henky Solaiman aktif bermain sebagai aktor film sejak 1970-an. Judul film yang pernah dibintanginya yakni Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1985), Lupus - Tangkaplah Daki Kau Kujitak (1987), Ratapan Anak Tiri III (1990), Radit dan Jani (2008), Hari untuk Amanda (2010), Soegija (2012), 3 Dara (2015), dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016).

    Dia juga aktif bermain dalam sinetron, yang terbaru berjudul Dunia Terbalik. Namun, dia memutuskan mundur karena kondisi kesehatannya yang menurun.

    Dalam catatan filmindonesia.or.id, Henky Solaiman menjadi asisten sutradara film Ranjang Pengantin (1974). Henky menjadi sutradara untuk Hidup Semakin Panas (1989) dan Kabayan Mencari Jodoh (1994). Henky lahir di Bandung, 30 Agustus 1941.



     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id