EKSKLUSIF: Lamb of God Bawakan Album Ashes of the Wake Secara Penuh di Konser Online

    Agustinus Shindu Alpito - 17 September 2020 12:32 WIB
    EKSKLUSIF: Lamb of God Bawakan Album Ashes of the Wake Secara Penuh di Konser Online
    Lamb of God saat tampil di festival musik Hammersonic 2015 di Jakarta (Foto: Antara)
    Jakarta: Ashes of the Wake, album keempat Lamb of God, akan dibawakan secara penuh pada sesi kedua konser online Lamb of God, yang akan digelar 25 September mendatang. 

    Lamb of God menggelar dua konser online pada bulan ini, yaitu pada 18 dan 25 September. Jika pada 25 September mereka membawakan secara penuh album Ashes of the Wake, pada 18 September mereka membawakan secara penuh album ke-sepuluh bertajuk Self-Titled.

    Ashes of the Wake bisa menjadi salah satu album monumental dalam perjalanan Lamb of God, album ini mendapat respons positif baik dari penggemar maupun kritikus musik. Majalah Metal Hammer menempatkan album Ashes of the Wake ke urutan #5 dalam daftar Greatest Metal Album of The 21st Century. Secara penjualan, Ashes of the Wake juga menorehkan rekor sebagai salah satu album terlaris Lamb of God.

    Secara eksklusif vokalis Lamb of God, Randy Blythe, membeberkan alasan mengapa Lamb of God membawakan album ini secara penuh dalam konser online mereka.

    "Kami ingin memainkan lagu-lagu dari album-album rilisan baru kami terlebih dahulu karena itu baru dan kami belum endapatkan kesempatan untuk melakukan tur untuk itu. Tapi kami pilih 'Ashes of the Wake' karena album itu keluar sepertinya di 2014-2015 seingat saya."

    "Kami memilih album itu (untuk dibawakan) karena album itu punya banyak penggemar dari seluruh dunia, album itu punya koneksi yang kuat dengan fans. Kami juga melihat angka (streaming) di Spotify, yang mana album yang sering diputar, dan kami memilh itu (Ashes of the Wake)," kata Randy dalam wawancara video dengan Medcom.id, Rabu, 16 September 2020.

    Ashes of the Wake merupakan album yang dalam pengerjaannya melibatkan orang-orang penting dari kancah metal. Alex Skolnick dari Testament, dan mantan personel Megadeth Chris Poland turut mengisi gitar dalam album ini. Secara keseluruhan, album ini diproduseri oleh Machine, sosok yang juga memproduseri King Crimson, Clutch, Every Time I Die, hingga Fall Out Boy.

    Lamb of God menjadikan album Ashes of the Wake sebagai album yang menyuarakan pandangan politik mereka. Termasuk di dalamnya terkait perang Irak yang melibatkan Amerika Serikat.

    Lamb of God juga melibatkan dua band sebagai pembuka konser online mereka. Keduanya adalah, Bleed from Within (Skotlandia) yang akan tampil pada 18 September dan Whitechapel (Amerika Serikat) yang akan tampil pada 25 September. 


    EKSKLUSIF: Lamb of God Bawakan Album Ashes of the Wake Secara Penuh di Konser Online
     

    (ASA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id