• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Iga Massardi Belajar Gitar dari Slash

Agustinus Shindu Alpito - 09 November 2018 15:01 wib
Iga Massardi (Foto: Medcom.id/Shindu Alpito)
Iga Massardi (Foto: Medcom.id/Shindu Alpito)

Jakarta: Vokalis sekaligus gitaris Barasuara, Iga Massardi, hadir dalam konser reuni Guns N' Roses di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, pada Kamis, 8 November 2018.

Iga punya alasan kuat datang ke konser bertajuk Not In This Lifetime ini. Slash, gitaris Guns N' Roses, adalah sosok yang berjasa besar dalam kehidupan bermusik Iga.  Dia adalah satu dari ribuan gitaris di luar sana yang terinspirasi Slash dan Guns N' Roses. 

"Salah satu orang yang bikin gue pengin main gitar dari dulu itu Slash. Lagu-lagu Slash menemani gue belajar gitar," kata Iga, saat ditemui Medcom.id, jelang konser GNR.

Iga juga menyebut lagu Sweet Child O'Mine, Welcome to The Jungle, Paradise City dan Since I Don't Have You, punya memori yang mendalam. Lewat lagu-lagu itu Iga belajar bermain gitar.

Guns N' Roses tampil selama tiga jam di Jakarta. Mereka hadir dalam fomat reuni Axl Rose - Slash dan Duff McKagan. Kemudian dibantu oleh personel lain, Dizzy Reed (piano/keys), Richard Fortus (gitar rhytm), Frank Ferrer (drum) dan Melissa Reese (synthesizer).

Axl Rose dan Slash sebelumnya berpisah selama 23 tahun. Reuni ini jadi nostalgia, mengenang kebersamaan mereka yang mampu melahirkan lagu-lagu mega-hit. 


 


(ASA)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.