Setahun Covid-19 Melanda Indonesia, Pelaku Industri Kreatif seperti Mati Suri

    Sunnaholomi Halakrispen - 03 Maret 2021 17:28 WIB
    Setahun Covid-19 Melanda Indonesia, Pelaku Industri Kreatif seperti Mati Suri
    Salah sattu konser yang mampu digelar saat pandemi korona, drive-in concert Kahitna (Foto: instagram)



    Jakarta: Setahun sudah Indonesia terpapar wabah covid-19. Kasus penyakit mematikan itu pun tak hanya menyerang kesehatan masyarakat, namun pelaku industri kreatif Indonesia juga mengalami mati suri.

    "Selama setahun ini industri pertunjukan mati suri. Kalau kita bahas dari hulu ke hilir kan lumayan luas," ujar Co-founder Demajors, David Karto kepada Medcom.id.






    "Artinya sedih kalau kita melihat keadaan-keadaan di seluruh lingkaran ini, keadaannya enggak baik secara ekonomi maupun kehidupan," tambahnya.

    Sejumlah pelaku industri kreatif di Indonesia mampu bertahan di tengah goncangan besar pandemi covid-19. Namun, perjuangan tidak berhenti sampai di situ. Kini, secara kolektif para pelaku di industri kreatif, termasuk industri pertunjukan se-Indonesia, mencoba menyuarakan apa yang mereka alami.

    Juga terkait izin penyelenggaraan pertunjukan dengan penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada CHSE (cleanliness, health, safety, dan environment sustainability), yang telah disiapkan Kemenparekraf. Mereka pun siap diaudit setiap saat.

    "Tetap dengan protokol kesehatan. Sampai akhirnya kita yakin bahwa sudah aman, artinya memang sudah tidak ada hal yang sifatnya menjadi penyebaran atau infeksi yang lebih luas lagi. Kita tidak mau memaksakan hal itu," pungkas David.

    Permohonan untuk mereka bisa kembali menjalankan roda industri hiburan pun disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui surat terbuka. Surat tersebut selanjutnya disebarkan melalui media sosial.

    Terdapat 14 asosiasi yang turut serta dalam menyuarakan surat terbuka untuk Presiden. Mereka adalah APMI (Asosiasi Promotor Musik Indonesia), AVJI, IMARINDO, ASPERAPI IECA, Forum Jazz Indonesia, IVENDO, Forum Backstagers Indonesia, PECAHIN, FESMI, STAMINA, PKPE, IPAMI, SPMI, dan Jogja Festivals.

    Surat terbuka ini diserahkan juga kepada sejumlah pihak pemangku kepentingan. Di antaranya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, dan Ketua Satgas Covid-19 Nasional Doni Monardo.

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id