Kamasean dan Charita Utami Kolaborasi dengan Musisi Pilihan Dipha Barus

    Elang Riki Yanuar - 29 Maret 2021 20:55 WIB
    Kamasean dan Charita Utami Kolaborasi dengan Musisi Pilihan Dipha Barus
    Kamasean dan Ryuzaki Rama (Foto: dok. iceperience)



    Jakarta: Electronic Music Producer Contest (EMPC) 2020 selesai digelar dengan Tebedayeng, Ryuzaki Rama dan Quickbuck keluar sebagai pemenang. Sebagai hadiah, ketiga pemenang masing-masing melakukan kolaborasi dengan musisi berbakat lainnya.

    Juara 1, Tebedayeng berkolaborasi dengan RayRay terjadi di lagu "Let You Go". RayRay merupakan disjoki wanita berdara Taiwan yang berada di bawah naungan label asal Belanda, Barong Family.






    "Senang dan bangga banget karya saya digarap lebih proper dan semoga bisa mendunia. Ini adalah salah satu mimpi saya yang menjadi kenyataan," kata Tebedayeng dalam keterangan tertulisnya.

    Ryuzaki Rama yang keluar sebagai juara kedua berkolaborasi dengan Kamasean di lagu "I've Found". Rama mengaku bangga bisa berkolaborasi dengan Kamasean dan memuji musikalitas jebolan Indonesian Idol tersebut.

    "Saya kaget hasilnya bisa sebagus ini, karena suara Kamasean keren banget dan bikin lagu I've Found punya warna baru. Saya senang dapat berkolaborasi degan Kamasean yang karena dia sangat professional dan juga kooperatif, sehingga proses recording dapat berjalan lancar sekali," jelas Rama.

    Sementara Charita Utami hadir sebagai teman kolaborasi Quickbuck di lagu "Take Me". Tak butuh waktu lama untuk vokalis band Midnight Quickie itu menyatu dengan lagu Quickbuck.

    Dirilisnya tiga lagu ini merupakan hadiah setelah mereka memenangkan Electronic Music Producer Contest (EMPC) 2020 yang diinisiasi oleh ICEPERIENCE.ID. Mereka dipilih langsung oleh para juri yang terdiri dari DJ ternama seperti Dipha Barus, Winky Wiryawan, Eka Gustiwana dan Yellow Claw.

    "Para juri telah menentukan Tebedayeng, Rama dan Quickbuck sebagai tiga terbaik. Bukan hanya urusan teknis bermusik, pada saat berjalannya EMPC dari awal hingga akhir banyak program yang dapat menjadi bekal para finalis untuk mampu eksis di industri. Mulai dari bagaimana mereka mempromosikan diri dan karya, wawasan seputar musik, hingga setiap detail yang mungkin belum banyak diketahui oleh finalis," papar Dipha Barus.

    Setelah lagunya dirilis, karya para pemenang akan dibuatkan video. Bukan tidak mungkin, karya tiga pemenang dan karyanya bisa menembus pasar internasional.

    "Dengan membawa misi #localICEmovement, kami rutin menyelenggarakan beberapa program, salah satunya ialah EMPC yang tahun ini telah melahirkan tiga jawara. Kami berharap, karya-karya para pemenang EMPC 2020 dapat diterima oleh pecinta musik Indonesia bahkan internasional, dan juga dapat menginspirasi produser musik yang ada di luar sana agar berani tampil menunjukkan kemampuan mereka kepada dunia," jelas Sigit Diapsoputra, perwakilan dari Iceperience.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id