BTS Bicara soal 'Generasi yang Hilang' di Sidang PBB, Apa Maksudnya?

    Elang Riki Yanuar - 21 September 2021 11:49 WIB
    BTS Bicara soal Generasi yang Hilang di Sidang PBB, Apa Maksudnya?
    BTS (Foto: soompi)



    Jakarta: BTS kembali mencuri perhatian dunia setelah tampil di Sidang Umum PBB 2021. BTS menjadi perwakilan menemani Presiden Korea Selatan Moon Jae In berpidato di Momen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG Moment) dalam sesi Majelis Umum PBB ke-76 atau United Nations General Assembly (UNGA).

    BTS berbicara dari sudut pandang anak muda yang hidup melalui pandemi covid-19 dan berbagi pesan harapan untuk masa depan. Meski dunia mengalami masa-masa sulit akibat pandemi, BTS tak mau terus meratap.

     



    "Ada saat-saat selama dua tahun terakhir ketika kami juga merasa bingung dan bermasalah. Tapi di sini, ada orang yang berteriak, 'Mari kita hidup, mari kita jalani yang terbaik dari momen ini.' Mereka tidak bisa diam saja selama ini dalam hidup mereka. Tidak ada yang bisa kita salahkan. Kami masih sama seperti kemarin, tetapi dunia telah berubah seperti kami tiba-tiba memasuki dunia paralel," kata Jin seperti dikutip dari Soompi.

    Sebagai musisi, BTS juga mengalami dampak pandemi secara langsung. Mereka harus membatalkan konser akibat covid-19 melanda. Namun, BTS juga turut merasakan kesedihan orang-orang yang harus gagal merayakan momen hidup seperti kelulusan.  

    "Kami sedih mendengar berita penerimaan dan upacara kelulusan dibatalkan. Sungguh menyedihkan kehilangan momen-momen yang seharusnya dirayakan dalam hidup seseorang. Kami kecewa harus membatalkan tur konser yang telah kami persiapkan begitu lama, dan untuk waktu yang lama kami melewatkan momen yang ingin kami selesaikan," kata Jungkook.

    "Kami membutuhkan waktu untuk meratapi hal-hal yang hilang akibat COVID-19, dan waktu untuk menemukan betapa berharganya saat-saat yang kami anggap remeh," timpal Suga.

    Di tengah keterpurukan ini, banyak yang menganggap anak-anak muda saat ini adalah generasi yang hilang karena dampak covid-19. Namun, BTS tak setuju dengan anggapan dan julukan itu.

    "Saya telah mendengar orang-orang di usia remaja dan 20-an sekarang disebut 'generasi yang hilang (akibat) covid.' Artinya, pada saat mereka paling membutuhkan peluang dan tantangan, mereka tersesat. Tetapi hanya karena orang dewasa tidak dapat melihat jalan sendiri, bukan berarti mereka tersesat," ucap RM.

    Jimin lalu membagikan foto para siswa yang tetap melanjutkan studi dan aktivitas mereka meskipun ada pandemi. "Di ruang online, mereka terus bertemu dengan teman-teman mereka dengan cara baru, mulai mempelajari hal-hal baru, dan mencoba menjalani hidup yang lebih sehat. Alih-alih terlihat tersesat, mereka menemukan keberanian baru dan menghadapi tantangan baru," kata Jimin.

    "Oleh karena itu, saya pikir alih-alih 'generasi yang hilang', 'generasi penyambutan' adalah nama yang lebih tepat. Alih-alih takut akan perubahan, generasi ini mengatakan 'selamat datang' saat mereka melangkah maju ke masa depan," tambah Jin.

    "Masih ada banyak halaman tersisa dalam cerita tentang kami, jadi saya harap kami tidak hanya membicarakannya seperti akhir yang sudah ditulis," kata V.

    Tak hanya berpidato, BTS juga menyanyikan lagu "Permission to Dance" di General Assembly Hall.

    "Kami pikir dunia telah berhenti, tetapi terus bergerak maju. Saya percaya bahwa setiap pilihan adalah awal dari perubahan, bukan akhir. Saya harap di dunia baru ini, kita semua bisa saling berkata, 'Selamat datang'," tutup RM.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id