Ardhito Pramono Ungkap Sisi Gelap di Album Mini Terbaru

    Cecylia Rura - 12 Maret 2020 07:00 WIB
    Ardhito Pramono Ungkap Sisi Gelap di Album Mini Terbaru
    Ardhito Promono. (YouTube Ardhito Pramono)
    Jakarta: Penyanyi Ardhito Pramono melepas EP terbaru, Craziest Thing Happened in My Backyard. Lima lagu dalam mini album ini memuat sisi personal dan gelap Ardhito Pramono.

    Menyematkan Backyard pada tajuknya, ditafsirkan sebagai halaman belakang tempat menyimpan berbagai kenangan baik, buruk, rahasia, dan perspektif Ardhito Pramono. Buah pemikiran itu menghasilkan lagu Trash Talkin', 925, Here We Go Again/Fanboi, Plaza Avenue, dan Happy.

    Craziest Thing Happened in My Backyard menjadi album mini keempat Ardhito setelah Ardhito Pramono (2017), Playlist Vol. 2 (2017), dan Letter to My 17 Year Old (2019). Ardhito juga melepas singel untuk soundtrack film seperti Susah Sinyal dan Fine Today.

    Album Craziest Thing Happened in My Backyard dirasakan sebagai pengembangan Ardhito Pramono dalam bermusik. Dia pun mengaku lebih jujur, lebih dewasa, dan terbuka dalam berkarya.

    "Gue menulis dengan lebih jujur dan dewasa dari karya sebelumnya, terbuka untuk membahas hal-hal gelap dengan kemasan musik yang bisa dikatakan ceria. Midsommar dari Ari Aster dan Parasite dari Bong Joon Ho adalah dua film yang cukup menginspirasi gue selama menulis EP ini," kata Ardhito.  

    Menjabarkan kelima singel dalam EP, Ardhito membukanya dengan singel Trash Talkin' bernuansa rockabilly bak Elvis Presley. Sementara itu di nomor lagu kedua, 925 menyuarakan pekerja kantoran korporat akan kejenuhan bekerja dengan nuansa musik bossa nova.

    Pada nomor lagu ketiga, Here We Go Again/Fanboi memberi nuansa manis ala musik Disney dengan cerita horor dan obsesi besar. Selanjutnya pada singel Plaza Avenue, Ardhito Pramono lebih terbuka tentang kebiasaan minum. Saat yang sama, ini adalah lagu cinta dan rayuan kepada pasangan.

    Album Craziest Thing Happened in My Backyard ditutup singel Happy yang rupanya tak memuat konten selaras dengan arti harfiahnya. Ardhito mengungkapkan penyesalan, lalu mempertanyakan diri sendiri apakah telah membahagiakan orang yang dicintai.

    Album Craziest Thing Happened in My Backyard juga telah dirilis dalam bentuk video berlokasi di Sydney, Australia. Video ini diproduksi bersama Athevisuals, sutradara Ivan Saputra Alam.

    Video musik untuk kelima singel dalam album Craziest Thing Happened in My Backyard telah dipersiapkan dan dirilis secara berkala per 10 hari sejak 28 Februari 2020.

    Tayangan menarik secara mono audio juga dirilis dalam bentuk live session style vintage melalui YouTube Music Lens.


     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id