Cokelat Lepas Singel Anak Garuda

    Cecylia Rura - 17 Agustus 2019 16:20 WIB
    Cokelat Lepas Singel Anak Garuda
    Cokelat. (Foto: Arie Prijono)
    Jakarta: Melanjutkan tradisi merilis lagu-lagu bernuansa nasionalisme, Cokelat melepas lagu Anak Garuda. Lagu ini semula diciptakan Julianto Eka Putra, pendiri Yayasan Selamat Pagi Indonesia (YSPI) yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur yang kemudian disadur oleh Cokelat.

    "Sebuah lagu enerjik bertema nasionalisme. Khusus untuk gitar, sound, fills, dan riff sangat mewarnai lagu ini. Bagian solo gitar diisi dengan hal yang berbeda. Kesatuan musik dan vokal lagu ini bertujuan untuk membuatnya menjadi dinamis, agar pendengar bisa tumbuh rasa semangat dan bangga terhadap Garuda, tumbuh percaya diri sebagai anak Indonesia," papar Edwin dalam keterangan tertulisnya.

    Anak Garuda juga dipersiapkan untuk soundtrack dan lagu tema film berjudul sama, Anak Garuda garapan YSPI. Kolaborasi ini bermula saat bassist Cokelat, Ronny Febry Nugroho bertemu YSPI. Pihak YSPI meminta Cokelat mendaur ulang lagu Anak Garuda untuk dipergunakan sebagai lagu tema film yang akan dirilis 2020.

    "Yayasan ini punya sekolah gratis yang mendidik anak muda Indonesia sampai bisa mencapai jenjang pendidikan tinggi, mereka berasal dari berbagai agama, ras, dari berbagai daerah di Indonesia. Saat pertama kali gue mendengar kabar kolaborasi ini tentunya sangat tertarik," kata Ronny.

    Film Anak Garuda berkisah tentang impian anak-anak Indonesia berprestasi, anak-anak dari latar belakang kurang beruntung, yang akhirnya bisa mencapai impiannya di bawah arahan yayasan tersebut sehingga bisa menjadi manusia-manusia yang terdidik.

    Momen perilisan lagu Anak Garuda bertepatan dengan bulan Kemerdekaan RI yang ke-74. Lagu ini sekaligus menjadi persembahan Edwin Marshal Syarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Jackline “J” Rossy (vokal) dan Axel Andaviar (drum).

    "Kami tak pernah merencanakannya, tiba-tiba bertemu, dan kita berdua (dengan YSPI) punya niat yang sama untuk membangun Indonesia. Cokelat meyakini, sebagai orang Indonesia, kita harus berkontribusi untuk bangsa kita. Karena Cokelat musisi, jadi yang bisa kita lakukan paling nyata adalah lewat musik. Mudah-mudahan hasil kolaborasi ini bisa menjadi penyemangat lagi, setelah bangsa kita sempat 'terpecah terbagi dua'. Bisa menjadi satu lagi, menjadi 'Anak Garuda' yang tidak memandang perbedaan, maju sebagai bangsa yang kuat dan hebat, menjadi bangsa yang bisa kita banggaka," kata Ronny.





     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id