Gugatan Rhoma Irama Terkait Royalti Lagu Ditolak

    Sunnaholomi Halakrispen - 16 April 2021 17:43 WIB
    Gugatan Rhoma Irama Terkait Royalti Lagu Ditolak
    Rhoma Irama (Foto: instagram)



    Jakarta: Raja dangdut Rhoma Irama telah melayangkan gugatan hukum terkait royalti lagu di Youtube sebesar Rp 1 miliar. Namun, ia gagal dalam kasus yang melawan PT Sandi Record itu.

    Pada gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya tersebut, Sandi melanggar hak cipta lagu-lagu karya Rhoma Irama. Sebab, Rhoma Irama menyatakan tidak memberikan izin untuk penayangan 30 lagu miliknya di akun Youtube Sandi.






    Selain digugat melakukan perbuatan melanggar hak cipta, Sandi juga digugat membayar ganti rugi materiil sebesar Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah). Sandi juga dituntut menyampaikan permintaan maaf kepada Rhoma Irama atas kerugian immateril, melalui tiga media massa terkemuka di Indonesia.

    Rhoma Irama pun meminta Sandi untuk menghentikan seluruh perbuatan atau kegiatan yang memanfaatkan karya lagunya untuk tujuan komersil, di seluruh media publikasi. Dalam hal ini, kegiatan yang tanpa izin Rhoma.  

    Kemudian, Rhoma menggugat Sandi untuk membayar uang paksa (dwangsom) kepada Rhoma Irama sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah) setiap harinya. Dalam hal ini, apabila Sandi sengaja dan/atau lalai menjalankan isi putusan perkara. Termasuk juga membayar seluruh biaya perkara itu.

    Namun, majelis hakim yang diketuai Dewa Ketut Kartana menolak gugatan Rhoma Irama tersebut. Bahkan, Rhoma digugat untuk membayar seluruh biaya perkara yang hingga hari ini mencapai ratusan tibu rupiah.

    "Mengadili, menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah Rp539.000," ujar majelis hakim, dilansir dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Surabaya.

    Majelis hakim menjelaskan bahwa Sandi tidak melakukan perbuatan yang melanggar hak cipta. Selain itu, PT Sandi Record dinyatakan telah membayar izin pakai 72 lagu senilai Rp533 juta kepada pihak Rhoma Irama.

    Rincian pembayarannya, senilai Rp8 juta dibayarkan kepada Imron Sadewo, Rp375 juta dibayarkan kepada Yanti Mala, dan Rp150 juta dibayarkan kepada Rhoma. Uang senilai Rp533 juta itu dibayar sejak tahun 2007 hingga 2011, atau sebelum diunggah ke akun YouTube Sandi.

    Rhoma Irama dan PT Arga Swara Kencana Musik (ASKM) selaku publisher Rhoma terbukti telah mendapatkan manfaat dari unggahan lagu tersebut, karena pendapatan dari Youtube diterima kedua pihak. Lantaran demikian, majelis hakim tak dapat memenuhi gugatan yang dilayangkan Rhoma Irama.

    "Oleh karena gugatan penggugat tidak beralasan hukum, maka harus ditolak," tegas hakim.


     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id