Penyebab Penggemar K-Pop Boikot SM Entertainment

    Sunnaholomi Halakrispen - 11 November 2020 16:45 WIB
    Penyebab Penggemar K-Pop Boikot SM Entertainment
    Seruan boikot SM Entertainment ramai di media sosial
    Jakarta: Penggemar K-pop telah melakukan boikot kepada SM Entertainment. Aktivitas ini pun menjadi trending di Twitter dengan hashtag BoycottSM (boikot SM Entertainment) sejak Selasa malam, 10 November 2020.

    Rupanya, penggemar K-pop mendukung gerakan tersebut setelah melampiaskan ketidakpuasan mereka terhadap perusahaan hiburan terkenal itu. Ada beberapa alasan yang menjadi penyebabnya.

    Salah satunya, para penggemar tidak senang dengan distribusi keuntungan perusahaan yang tidak merata. Dalam kasus ini, mereka menemukan bahwa SM dikabarkan menerima 95 persen keuntungan dari penjualan album fisik.

    Sedangkan, member grup idol atau artis promosi hanya mendapatkan 5 persen. Pembagian hasil ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan grup K-pop dari label musik besar lainnya.

    Selain itu, ada pendapat penggemar bahwa perusahaan SM jarang mengirimkan grup aktif mereka untuk berpromosi ke luar negeri. Misalnya, EXO dan Red Velvet.

    Hal itu terkait dengan fakta bahwa kelompok tersebut akan mendapat 70 persen dari keuntungan, sedangkan SM hanya mendapat 30 persen. Seorang pengguna Twitter menekankan, SM hanya menawarkan artis mereka dengan tarif yang minimal.

    Ada juga masalah lain yang telah memicu protes keras di antara para penggemar idola di bawah naungan agensi ini. Yakni terkait dengan girl grup SM mendatang, Aespa.

    Peluncuran grup wanita baru dari perusahaan SM sejak 2014 ini telah mencuri perhatian dengan konsep virtual (kecerdasan buatan / AI) mereka. Sementara baru-baru ini, SM turun ke Twitter untuk mengumumkan proyek kolaborasi potensial antara mereka dan perusahaan IT China terkenal, iFlytek.

    Netizen kecewa dengan berita tersebut. Sebagian besar dari mereka mendesak agar rencana kerja sama itu dibatalkan. Sebab, mereka mengklaim bahwa iFlytek membantu genosida dan diduga terlibat dengan penindasan komunitas muslim di China.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id