Yayasan Lentera Sintas Indonesia Selenggarakan Drama Musikal Belakang Panggung

    Gervin Nathaniel Purba - 27 Februari 2020 18:17 WIB
    Yayasan Lentera Sintas Indonesia Selenggarakan Drama Musikal Belakang Panggung
    Musikal Belakang Panggung akan ditampilkan di Institut Fran├žais Indonesia pada 6-8 Maret 2020.. (Foto: Dok.)
    Jakarta: Sejumlah kasus pelecehan hingga kekerasan seksual telah terjadi di Indonesia pada awal 2020. Misalnya, kasus begal payudara, begal bokong, dan masturbasi di depan umum. Hal ini mendorong mahasiswa menuntut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi kekerasan seksual di kampus dan universitas.

    Data WHO 2013 menunjukkan, satu dari tiga wanita di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan fisik atau kekerasan seksual selama masa hidupnya. Komnas Perempuan mencatatat,  setiap dua jam setidaknya ada tiga perempuan Indonesia yang mengalami kekerasan seksual. 
     
    “Menurut penelitian Yayasan Lentera Sintas Indonesia pada 2016, 93 persen dari korban kekerasan fisik atau seksual memilih untuk tidak melaporkan kekerasan yang dialami. Bahkan, 72 persen dari korban tidak berani untuk bercerita kepada siapapun, karena takut akan prasangka buruk dan rasa malu di mata masyarakat” ujar Juru Kampanye dan Humas Yayasan Lentera Sintas Indonesia Sophia Hage, Kamis, 27 Februari 2020.
     
    Melihat fenomena ini, Lentera Sintas Indonesia menghadirkan sebuah drama musikal tentang kekerasan seksual, yakni Belakang Panggung. Pagelaran musikal ini hadir untuk tidak hanya menghibur, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap salah satu isu utama di Indonesia dan dunia. Konsep ini menjadi yang pertama di Indonesia.

    Belakang Panggung menghadirkan drama musikal yang sangat relevan saat ini. Drama musikal ini mengikuti perjalanan Rani Gunawan, aktris muda pendatang baru, yang mendapatkan kesempatan besar bermain sepanggung dengan bintang besar Aditya Santoso, dan bekera di bawah arahan sutradara dan aset bangsa Teguh Santoso. 

    Di atas panggung, Pak Teguh menghadirkan kisah cinta Rama Sinta nan ideal dan heroik yang dimainkan Adit dan Rani. Tak dinyana, kesempurnaan di atas panggung menyembunyikan kebusukan di belakang panggung.   

    Produksi Belakang Panggung adalah gagasan produser Airin Efferin dan Dimas Subagio. Suatu karya orisinil dari penulis Mario Hasan dan Andrew Trigg (yang juga menjadi sutradara) dan komposer Wishnu Dewanta. 

    Pagelaran ini menghadirkan beberapa aktor-aktor teater dan film terbaik Indonesia. Mereka adalah Mian Tiara, Rama Widi, Muhammad Khan, Marissa Anita, dan Kiki Narendra. 

    Tema yang sangat berat disajikan dalam cerita yang kreatif, mengejutkan, dramatis dan menghibur. Memadukan teater musikal ceria dengan drama menegangkan. 

    Drama musikal ini juga ingin mengajak masyarakat untuk ikut menyuarakan kampanye #MulaiBicara, agar para penyintas dari kekerasan fisik atau seksual bisa merasa aman dan tidak menutup diri.  
     
    “Kami sebagai pekerja seni mengekspresikan keprihatinan atas masalah ini lewat pertunjukkan drama musikal yang diharapkan bisa menjadi pesan agar masyarakat lebih terbuka dan tidak mengucilkan korban di kehidupan sosial. Kekerasan fisik atau seksual bisa merusak kondisi psikologis korban dalam jangka panjang, sehingga kita harus bisa menciptakan lingkungan di mana korban merasa aman untuk bercerita” ujar Produser Musikal Belakang Panggung Airin Efferin. 
     
    Lewat tagar #MulaiBicara yang digunakan untuk mendukung kampanye melawan kekerasan seksual ini, Musikal Belakang Panggung akan ditampilkan di Institut Français Indonesia pada 6-8 Maret 2020. 

    Pembelian tiket dapat dilakukan lewat Instagram, LiveLife, dan Townscript dengan harga tiket Rp350 ribu. Untuk info lebih lanjut mengenai kampanye atau musikal, masyarakat dapat mengakses Instagram @musikalbelakangpanggung dan @lentera_id untuk mendapatkan informasi terkini mengenai pertunjukkan tersebut. 



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id