Alasan Emil Keluar dari Naif

    Agustinus Shindu Alpito - 08 Mei 2021 10:30 WIB
    Alasan Emil Keluar dari Naif
    Naif (Foto: Instagram @naifband)



    Jakarta: Keputusan Emil Hussein keluar dari Naif mengejutkan. Pasalnya, band yang didirikan para mahasiswa Institut Kesenian Jakarta ini terkenal solid tanpa pergantian personel selama 25 tahun. Satu-satunya perubahan formasi yang dialami band ini adalah keluarnya keyboardist Chandra pada 2003.

    Selepas keluar dari Naif, Emil fokus menekuni bisnis kuliner dan membangun sebuah brand sepatu yang sudah dia jalani beberapa tahun terakhir.

     



    "Secara fakta, pikiran gue saat ini lagi di sneakers gue. Rasanya kayak waktu gue lagi tergila-gila bikin (musik), lirik, diolah jadi aransemen, terus bikin panoramic-nya sebuah lagu. Pesan apa yang mau dikomunikasiin ke sebuah lagu."

    "Di sepatu gue merasakan sensai yang sama kayak dulu gue bikin lagu. Kepala gue benar-benar memikirkan dari mulai produksinya, sampai bikin sepatu ini seperti apa. Wear test, macam-macam. Ini menguras energi gue, pandemi ini blessing buat gue untuk bisa konsentrasi di situ dan juga untuk keluarga gue, gue benar-benar menikmati hari-hari penuh tawa, omelan, ini yang gue missed ketika gue sama Naif dengan sekian banyak acara," kata Emil dalam program pengarsipan musik Shindu's Scoop.

    Emil juga mengatakan keputusan keluar juga diambil oleh drummer Naif, Pepeng.

    "Gue bikin sesuatu harus ada maknanya meaning-nya. ketika itu udah enggak ada, buat apa lagi berlama-lama. 25 tahun sudah cukup, lebih elegan juga untuk gue pamit dibanding stay tapi enggak ngapa-ngapain. Beberapa minggu kemudian Pepeng cabut," kata Emil.

    Dalam episode Shindu's Scoop sebelumnya, David Bayu selaku vokalis sempat mendapat pertanyaan terkait isu Naif bubar. Dalam wawancara itu, David menjelaskan bahwa status Naif saat ini adalah vakum.

    "Sementara kami non aktif dulu, di samping kejadian ini (pandemi covid-19) untuk manggung kita enggak mungkin juga. Kita freeze dulu deh," ungkap David dalam episode Shindu's Scoop yang diunggah 2 Februari 2021.

    Emil sendiri dalam episode terbaru di Shindu's Scoop menegaskan bahwa dirinya tidak memikirkan vakum ketika mengambil keputusan ini. Refleksi Emil bahkan tertuang dalam satu lagu di album ke-tujuh Naif, 7 Bidadari.

    "Gue sama sekali enggak berpikir vakum. Selesai ya selesai. Gue cuma nyumbang satu lagu di album terakhir 7 bidadari, (di lagu) yang lain cuma aransemen. Itu kayak mewakili (perasaan), (judul lagunya) 'Apa yang Membuat Dirimu untuk Terus Ada di Sini'. Itu pertanyaan untuk diri gue apa yang membuat gue untuk terus ada di sini?'" tukas Emil.

    Emil keluar dari Naif saat band ini berusia 25 tahun. Naif dibentuk ketika para personel masih mengenyam pendidikan di Insititut Kesenian Jakarta, tahun 1995. Sejauh ini, Naif telah melahirkan tujuh album. Dalam perjalanannya Naif dianggap sebagai ikon band pop dengan semangat independen. Hal ini diungkapkan langsung oleh pegiat pengarsipan musik David Tarigan. 

    David Tarigan saat bekerja di Aksara Records pernah menggagas album kompilasi berjudul Mesin Waktu: Teman-Teman Menyanyikan Lagu Naif. Album ini dirilis pada 2007, memperdengarkan sejumlah band mengaransemen lagu-lagu Naif. Band yang terlibat dalam album ini antara lain The Brandals, White Shoes & The Couples Company, Goodnight Electric, Superglad, The Adams, dan Sore.



     

    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id