comscore

Taylor Swift Diberi Gelar Doktor Kehormatan Seni Rupa

Agustinus Shindu Alpito - 19 Mei 2022 08:52 WIB
Taylor Swift Diberi Gelar Doktor Kehormatan Seni Rupa
Taylor Swift dalam seremoni pemberian gelar honoris causa New York University (Foto: AFP)
Jakarta: Penyanyi asal Amerika, Taylor Swift, mendapat gelar kehormatan honoris causa, sebagai Doctor of Fine Arts, dari New York University, pada Rabu, 18 Mei 2022.

Kedatangan Swift mengenakan toga dalam pesta wisuda yang digelar di Yankee Stadium membuat para wisudawan histeris. Swift pun menyampaikan pidatonya dengan sangat menarik.
"Saya 90 persen yakin alasan utama saya di sini karena saya punya lagu berjudul 22," ujar Swift berkelakar.

Maksud guyonan Swift soal lagu "22" itu lantaran para wisudawan yang lulus disebut sebagai angkatan 22, karena lulus pada tahun 2022.

"Saya enggak pernah meraskan kuliah. Saya sekolah sampai kelas 10 dan kemudian menyelesaikan PR home school saya di lantai bandara," kata Swift menjelaskan bagaimana dirinya sudah begitu sibuk menjadi penyanyi pada usia sekolah.

Swift memulai karier pada usia 15 tahun. Kala itu, dia sudah menjalani tur radio di berbagai kota di Amerika. Dalam perkembangannya, Swift menjadi salah satu penyanyi terbesar di Amerika hari ini. Pada 2021, Swift memenangkan kategori Album of the Year dalam ajang Grammy Awards, lewat album Folklore. Kemenangan itu sekaligus menjadikan Swift sebagai perempuan pertama yang memenangkan kategori bergengsi itu sebanyak tiga kali, sebelumnya lewat album Fearless, dan 1989.

Dalam pidatonya, Swift memberikan pesan bagi para wisudawan tahun 2022 New York University untuk terus bangkit dari kegagalan yang mungkin terjadi. 

"Saya merasa tidak memiliki kualifikasi untuk memberi nasehat apa yang harus kalian lakukan. Kalian telah bekerja, berjuang, berkorban, belajar, dan memimpikan cita-cita kalian. Saya enggak ingin mengatakan pada kalian apa yang harus dilakukan karena tidak ada yang seperti itu, tetapi saya akan memberi kalian cara seperti yang saya lakukan saat memulai mimpi dalam karier saya."

"Jangan pernah malu mencoba, kemudahan adalah mitos," ungkap Swift.

"Saat hal sulit terjadi pada kita, kita akan pulih, kita akan belajar darinya, kita akan tumbuh lebih tangguh karenanya. Selama kita cukup beruntung masih bisa bernapas, tarik napas, tarik napas dalam-dalam dan hembuskan. Saya adalah doktor sekarang, sehingga saya tahu bagaimana proses pernapasan bekerja," tukas Swift sembari bercanda.

"Semoga kalian tahu, betapa bangganya saya berbagi hari dengan kalian. Kita melakukan ini bersama-sama, teruslah menari seperti kita angkatan 22," tutup Swift.

 

(ASA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id