RAN hingga /rif Meriahkan Reuni SMA 6 Jakarta

    Sunnaholomi Halakrispen - 07 Desember 2019 17:42 WIB
    RAN hingga /rif Meriahkan Reuni SMA 6 Jakarta
    Reuni SMA Negeri 6 Jakarta (Foto: Medcom/Krispen)
    Jakarta: Kembali ke sekolah sejenak untuk melihat kondisi sekolah dengan acara reuni, sudah biasa. Tapi bagaimana ketika para alumni secara bersama-sama berkontribusi bagi sekolah tempat dulu menimba ilmu?

    Salah satunya, kegiatan Homecoming Sixerhood Celebration 2019 yang dikemas oleh dan untuk alumni SMA Negeri 6 Jakarta. Reuni ini diadakan untuk memperingati Perayaan Ulang Tahun ke-67 sekolah.

    "Kita buat sesuatu untuk sekolah. Segala hasil yang kita dapat dari acara ini seratus persen kita kasih ke sekolah," ujar Icha Riza Gunawan selaku Ketua Panitia Homecoming Sixerhood Celebration 2019, kepada Medcom.id di SMAN 6 Jakarta, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Desember 2019.

    Alumni angkatan tahun 1986 itu memaparkan, hasilnya tidak diberikan secara langsung dalam bentuk uang atau transferan dana kepada rekening sekolah. Akan tetapi, pihaknya memutuskan untuk fokus merenovasi sekolah serta meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia), baik kepada murid maupun guru.

    "Dalam hal kualitas sumber daya masyarakat, kita ikuti bimbingan, lomba-lomba, banyak anak berprestasi tapi kurang mampu orang tuanya. Ada tiga siswa berprestasi, salah satunya ke Biomedik di Universitas Airlangga Surabaya bulan November 2019," paparnya.

    Meskipun ada dana dari pemerintah untuk setiap sekolah menengah atas negeri, namun para alumni merasa harus memberikan kontribusi. Selain itu, juga dianggap sebagai hadiah atas ulang tahun sekolah tercinta.

    "Sudah disumbang, laboratorium, mushola, dan lainnya. Menurut kita fasilitasnya perlu ditingkatkan sebagai penunjang fasilitas belajar mengajar di sekolah ini," akunya.

    Pria lulusan bisnis marketing di Oklahoma City University, Amerika Serikat itu pun menyatakan bahwa reuni kali ini berbeda dengan sebelumnya. Acara berlangsung sangat ramai, alumni yang hadir jauh lebih banyak yakni sekitar 4500 orang dari angkatan 1958 hingga 2019.

    Alumni wajib memberikan Rp100 ribu sebagai uang pendaftaran yang selanjutnya disebut donasi untuk sekolah. Maka demikian, jumlah dana yang terkumpul sangat besar, ditambah dengan sejumlah sponsor. Namun, Icha enggan menyebutkan total dana yang terkumpul.

    "Luar biasa besar jumlahnya. Kita enggak bisa sebut dulu angkanya, ratusan juta," ucapnya.

    Alumni tertua yang hadir ialah dr. Janas. Saat sekolah, ia aktif dengan kegiatan olahraga. Meski tidak ingat pengalaman unik yang terjadi puluhan tahun lalu saat SMA, dokter berusia 86 tahun ini menyempatkan waktunya turut serta menyaksikan reuni akbar.

    "Saya merasa ini rumah saya juga. Jadi mestinya kalau ada apa-apa di sini saya mau ikut dan harusnya saya diberitahu," tutur dr. Janas yang dulunya berpraktek di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso.

    Reuni yang dikemas dalam pentas aksi musik dan tari ini menghadirkan sejumlah artis yang mempersembahkan lagu sekaligus alumbi dari SMAN 6. Di antaranya RAN, /rif, Eramono Jazz Band, KSP Band. Turut hadir juga Budi Waseso, Linda Agum Gumelar, Andika Pratama, Alex Asmasoebrata, Maudy Koesnaedi, dan lainnya.



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id