Terlalu! Royalti Lagu Rhoma Irama Ternyata Ditilap Anak Buahnya Sendiri

    Elang Riki Yanuar - 23 April 2021 17:33 WIB
    Terlalu! Royalti Lagu Rhoma Irama Ternyata Ditilap Anak Buahnya Sendiri
    Rhoma Irama bersama pengacaranya dan Yanti



    Jakarta: Rhoma Irama menggugat perusahaan Sandi Record karena dianggap tidak membayar royalti lagunya secara penuh. Dalam persidangan terungkap jika sebagian royalti milik Rhoma digelapkan oleh anak buahnya sendiri yang bernama Yanti.

    Majelis hakim menjelaskan bahwa Sandi tidak melakukan perbuatan yang melanggar hak cipta. Selain itu, PT Sandi Record dinyatakan telah membayar izin pakai 72 lagu senilai Rp533 juta kepada pihak Rhoma Irama.

     



    Rincian pembayarannya yakni, Rp8 juta dibayarkan kepada Imron Sadewo, Rp375 juta dibayarkan kepada Yanti Mala, dan Rp150 juta dibayarkan kepada Rhoma. Uang senilai Rp533 juta itu dibayar sejak tahun 2007 hingga 2011. Rhoma Irama membenarkan jika dia hanya menerima Rp150 juta dari Sandi.

    "Itu perinciannya kepada saya langsung Rp150 juta, kepada Imron Sadewa Rp 8 juta, kepada Yanti Rp 375 juta. Yang sampai ke saya Rp150 juta, kepada Yanti Rp 375 juta, sampai detik ini tidak pernah sampai ke saya," kata Rhoma Irama di Soneta Record, Depok.

    Yanti yang ikut dihadirkan dalam jumpa pers hanya tertunduk malu mengakui perbuatannya. Yanti mengaku mewakili Rhoma Irama ketika bertransaksi dengan Sandi Record. Tapi uang itu tidak dia teruskan ke Rhoma.

    Uang royalti milik Rhoma sebanyak Rp375 juta disebut Yanti dia pakai untuk keperluan pribadinya. Tak ada kata lain dari Yanti selain terus meminta maaf. Untungnya, Rhoma memaafkan dan tidak melanjutkan penggelapan itu ke ranah hukum.

    "Saya memohon maaf ke Pak Haji Rhoma. Uang itu saya terima dan saya gunakan. Itu tahun 2011-an digunakan untuk uang pribadi. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya mohon maaf dan mohon maaf," kata Yanti.

    Permasalahan hukum Rhoma dan Sandi bermula ketika adanya perjanjian Sandi Record yang berbasis di Jawa Timur meminta izin untuk merekam ulang 20 lagu Rhoma Irama. Sang Raja Dangdut setuju dengan beberapa syarat. Saat itu, satu lagu dihargai Rp7,5 juta. Namun, dalam perjalanannya Rhoma menyebut ada 60 lagu miliknya yang direkam ulang Sandi Record.

    "Kalau saya enggak tahu lagunya apa, saya enggak kasih. Jadi memang yang konfirmasi ke saya atau saya izinkan hanya 20 lagu dengan persyaratan. Selebihnya ada 40 lagu," ujar Rhoma.

    Pengadilan Negeri Surabaya menolak gugatan Rhoma karena Sandi Record memang punya bukti transfer pembayaran royalti. Namun, Rhoma tak menyerah dengan berupaya mengajukan kasasi.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id