Sam Bimbo Kenang Saat Ngeband dengan Guruh Soekarno Putra

    Agustinus Shindu Alpito - 17 April 2021 11:00 WIB
    Sam Bimbo Kenang Saat Ngeband dengan Guruh Soekarno Putra
    Sam Bimbo saat menceritakan pengalamannya bersama GOR Saparua (Foto: DistorsiKERAS)



    Jakarta: Sam Bimbo menjadi salah satu narasumber dalam film dokumenter tentang gedung Saparua. Film dokumenter berjudul Story of Gedung Saparua, Bandung ini mengangkat bagaimana gedung serbaguna itu menjadi salah satu saksi bisu sejarah musik Indonesia. 

    Dalam keterangan pers yang dirilis oleh tim produksi film ini, Sam menceritakan bahwa gedung Saparua menjadi bagian dari perjalanan musikalnya. Pada awal 1960-an, Sam bersama adiknya Atjil dan Guruh Soekarno Putra membentuk band bernama Aneka Nada. Guruh saat itu berdomisili di Bandung lantaran berkuliah di ITB.






    "Dalam wawancara untuk dokumenter, Sam kemudian mengungkapkan bahwa show pertama band tersebut bersama band legendaris asal Jakarta, Eka Sapta adalah di Saparua. Pada saat itu, mereka mengerjakannya secara mandiri. Konser yang diadakan pada 1963 tersebut juga merupakan konser pertama yang digelar di Saparua," seperti tertulis dalam keterangan pers.

    Tak hanya bagi generasi Sam, Saparua dalam perjalanannya juga menjadi bagian dari musisi-musisi Bandung pada berbagai era. Puncaknya, pada medio 1990-an. Tempat ini juga menjadi "rumah" bagi beragam genre musik, terutama dari ranah bawah tanah.

    "Saparua menjadi panggung bagi banyak musisi Bandung rock dan metal karena merupakan tempat yang aksesibel untuk membuat acara swadaya. Saparua yang merupakan titik sentral kota Bandung juga memudahkan akulturasi dari berbagai karakter pelaku kreatif di Bandung," kata Edy Khemod, drummer Seringai yang dalam proyek ini menjadi direktur kreatif.

    Sedangkan sutradara film ini, Alvin Yunata, menjadi salah satu pelaku langsung yang mengalami masa kejayaan Saparua sebagai tempat bagi para musisi bawah tanah. Kala itu, Alvin bergabung dengan grup musik Harapan Jaya dan merasakan tampil di Saparua.

    "1994 adalah tahun di mana membawa saya sebagai saksi hidup lahirnya term underground di Bandung. Sadar atau tidak Saparua banyak mengubah cara pandang saya. Pemikiran di luar normatif, kemungkinan besar tanpa adanya Saparua saya tidak akan pernah bergabung dengan Harapan Jaya, Teenage Death Star hingga Irama Nusantara," tukas Alvin.

    Story of Gedung Saparua, Bandung masuk dalam proyek Gelora Magnumentary yang digarap oleh DistorsiKERAS dan Rich Music. Selain menghadirkan Bimbo, film ini juga menampilkan antara lain Arian 13, Eben "Burgerkill", Wendi Putranto, Candil eks Seurieus, dan Buluk "Superglad".

    Film ini sedang dalam proses pengerjaan dan direncanakan tayang pada tahun ini.
     

    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id