Konferensi Musik Indonesia Kedua Digelar di Bandung Akhir Pekan Ini

    Cecylia Rura - 19 November 2019 21:41 WIB
    Konferensi Musik Indonesia Kedua Digelar di Bandung Akhir Pekan Ini
    Jumpa pers gelaran KAMI di Jakarta Selatan, Selasa, 19 November 2019. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
    Jakarta: Kami Musik Indonesia (KAMI) memilih Kota Bandung sebagai persinggahan kedua digelarnya Konferensi Musik Indonesia setelah Kota Ambon. Konferensi dari KAMI di Bandung akan membahas program selanjutnya dari KAMI setelah Kota Ambon terpilih sebagai Kota Musik oleh UNESCO bersama Koalisi Seni Indonesia (KSI).

    "Ini menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan dari hasil pemikiran pada konferensi pertama ada 12 poin. Kita bicara musik dalam konteks pengelolaan organisasi. Misalnya berkeadilan karena saya sepakat bahwa saat ini masih terpusat bagaimana pengelolaan ini bisa berkembang di daerah yang punya potensi dengan yang tersebar," kata Glenn Fredly di Jakarta Selatan, Selasa, 19 November 2019.

    Selain itu, musik sebagai katalisator perdamaian ikut menjadi bahasan dalam konferensi nanti. Tak luput juga tentang kesejahteraan musisi yang terus dikawal. Kemudian tentang rencana berserikat untuk membangun kota musik.

    "Dengan masuknya Ambon dalam jaringan kota musik by UNESCO penting banget kita evaluasi artinya kita punya gambaran harapannya bisa jadi percontohan membangun ekosistem dari hulu ke hilir," jelasnya.

    Menjadi Kota Musik adalah konsep yang nantinya akan ditinjau kembali oleh pihak UNESCO selama empat tahun sekali. Ketika konferensi musik digelar di area Bandung atau Jawa Barat, Glenn menilai akan ada sudut pandang berbeda soal permasalahan di bidang permusikan. Sebab, persoalan permusikan di Bandung berbeda dengan wilayah Timur seperti Ambon yang terkendala akses relasi serta teknologi.

    "Pada saat kita memilih Bandung alasan utamanya menjadi kota kedua konferensi, kita bisa mengevaluasi perjalanan juga termasuk ekosistem lokal yang terjadi di Bandung atau Jawa Barat. Makanya kenapa kita audiensi ke Ridwan Kamil, bupati penyelenggara tempatnya sendiri," terang Glenn.

    Konferensi musik rencananya menghadirkan tiga orang menteri yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Terpilihnya Bandung sebagai kota kedua karena dinilai melahirkan banyak talenta di bidang musik.

    "Begitu kita pilih di Bandung mendorong kita tahu bahwa Bandung atau Jawa Barat menghasilkan musisi-musisi yang bisa dibilang memengaruhi industri musik Indonesia sampai hari ini. Atau di Bandung atau Jawa Barat sendiri punya problem, issue yang terjadi hari ini tentang ketersediaan ruang publik," kata Glenn Fredly.

    Konferensi musik dari Kami Musik Indonesia (KAMI) akan digelar di Bandung, Sabtu, 23 November 2019 di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Fokus kongerensi ini secara garis besar membahas tata kelola industri musik yang lebih adil dan berkelanjutan.

    KAMI menggandeng Dyandra Promosindo sebagai rekanan event organizer yang mengatur jalannya konferensi musik di Bandung. Tiket untuk mengikuti konferensi ini tidak dipungut biaya tapi harus melakukan registrasi untuk bergabung melalui loket.com paling lambat 22 November 2019.

    Konferensi ini nantinya dimeriahkan sejumlah musisi di antaranya Petra Sihombing, Parkdrive, Marcello Tahitoe, The Hydrant, Tuan Tigabelas, Yura Yunita, Karinding Attack, Institut Musik Jalanan, dan Kafin Sulthan.   


     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id