Agnez Mo Kritik Diri Sendiri: Jangan Terlalu Perfeksionis

    Elang Riki Yanuar - 24 November 2020 07:00 WIB
    Agnez Mo Kritik Diri Sendiri: Jangan Terlalu Perfeksionis
    Agnez Mo dalam acara Indonesia Entertainment Outlook 2021 yang digelar secara virtual oleh Eventori.
    Jakarta: Agnez Mo mendapat pertanyaan dari penggemarnya, apa kritik dan pujian terbesar untuk dirinya. Agnez menjawabnya dengan bijak.

    Agnez punya karier hampir tiga dekade di industri hiburan. Kiprah Agnez juga merentang luas di kancah internasional. Namun, pencapaian itu disebut Agnez bukan tanpa celah. Banyak pelajaran yang dia petik dari perjalanan kariernya di masa lalu.

    "Kalau saya bilang sesuatu untuk Agnez muda adalah: jangan terlalu perfeksionis. Mungkin itu. Karena saya akhirnya belajar bahwa pengalaman terbaik saya itu datang dari kesalahan saya. Enggak pernah takut untuk gagal. Mungkin itu saran dan kritik untuk diri saya sendiri," kata Agnez Mo dalam acara Indonesia Entertainment Outlook 2021 yang digelar secara virtual oleh Eventori.

    Sebagai musisi, Agnez mengaku tidak pernah bermimpi menjadi penyanyi terkenal. Dia hanya mencoba mengeluarkan karya yang dia suka. Urusan lagunya kemudian menjadi hit itu hanyalah bonus dari kerja kerasnya.

    "Kalau pujian buat saya, saya merasa tujuan dalam hidup saya itu selalu on point. My goal in life itu tidak pernah jadi terkenal. Orang akan tahu ketika kita merilis karya karena cuma pengen ngetop atau karena kita suka musiknya. Saya berani bilang no pada saat itu enggak relate sama saya. My goal in life is to be happy. Entah di musik, bisnis atau kehidupan personal," jelas Agnez.

    Dalam berkarya, Agnez mencoba mempertahankan orisinalitasnya. Dia tidak mau mengeluarkan musik yang dia sendiri tidak suka. Karena itu, dia bersyukur didampingi manajemen dan tim yang benar-benar mendukung prinsipnya itu.

    "Manajemen saya, saya yang punya. Jadi saya enggak cuma mikirin musiknya saja, tapi juga bisnisnya. Begitu saya gabung, saya kebingungan sendiri. Di studio saya mikirin, oh gimana ya caranya nulis lagu yang diterima sama masyarakat. Itu enggak bisa. Bukan begitu cara bekerjanya. Akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa seni dan bisnis, mereka saling dukung satu sama lain tapi tidak bisa jadi satu. Ketika di studio, saya harus pakai kepala sebagai musisi. Pada saat di ruang meeting sama kakak saya, baru mikirin strategi untuk karyanya," papar Agnez.

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id