Tradisi Lebaran ala Slank

    Sunnaholomi Halakrispen - 13 Mei 2021 22:00 WIB
    Tradisi Lebaran ala Slank
    Slank dalam program Vaksin untuk Indonesia (Foto: dok. Metro TV)



    Jakarta: Program Vaksin Slank untuk Indonesia episode kali ini berbeda dibandingkan episode sebelumnya. Sebab, ada host panggilan khusus untuk memeringati Hari Raya Idulfitri 2021, yakni Abdel Achrian.

    "Assalamualaikum, Slank. Pergi ke Kemang beli genteng, naek sepeda ontel lewat Cikini. Hei abang-abang yang paling ganteng, kenalin gue Abdel idola ibu-ibu masa kini," kata Abdel Achrian dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia yang tayang di Metro TV.

     



    "Ibu-ibu tahun berapa?" tanya drummer Slank, Bimbim, sembari tertawa.

    Abdel datang dengan membawa ketupat. Ia mengatakan, Lebaran tidak lengkap jika tanpa ketupat, sebagai tradisi masyarakat Indonesia. Namun, tradisi perayaan Lebaran di setiap keluarga tentu berbeda-beda. 

    "Kalau gue tradisinya selalu kumpul di rumah orang tua di Pisangan. Jadi semuanya ke situ ke rumah induk istilahnya, enggak saling mengunjungi," ucap Abdel.

    Kemudian, ia menanyakan bagaimana tradisi Idulfitri yang biasanya dilakukan oleh seluruh personel Slank. Ternyata, dari tahun ke tahun, tradisi Lebaran ala Slank tak pernah berubah. Meskipun, ada metode berbeda selama pandemi covid-19.

    "Rata-rata pasti berumuaranya ke Potlot. Walaupun Ivan ke rumah keluarganya dahulu, tapi pasti akan ngumpul di rumah Bunda di Potlot," ungkap vokalis Slank, Kaka.

    "Tapi tahun kedua sih kita akan pakai Zoom. Tahun lalu sih masa pandemi Zoom silaturahminya," pungkasnya.

    Lokasi itu merupakan rumah ibunda Bimbim (drummer Slank), Bunda Iffer. Tepatnya, di Jalan Potlot III, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Rumah itu menjadi markas Slank, tempat berkumpulnya personel Slank hingga para Slankers.

    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin Slank untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. 

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin Slank untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id