• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Alami Kecelakaan, Yanni Batal Konser di Prambanan Pekan Depan

Elang Riki Yanuar - 11 Oktober 2018 18:17 wib
Konser Yanni di Prambanan Orchestra ditunda (Foto: dok. Rajawali
Konser Yanni di Prambanan Orchestra ditunda (Foto: dok. Rajawali Indonesia Communication)

Jakarta: Komposer legendaris dunia, Yanni terpaksa harus membatalkan rangkaian tur konser 25th Anniversary Acropolis di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Yanni awalnya dijadwalkan tampil dalam acara Prambanan Orchestra pada 20 Oktober 2018.

Selain Indonesia, Yanni juga menunda jadwal konsernya di Korea dan Uzbekistan. Penyebabnya, Yanni baru saja mengalami kecelakaan sehingga kondisi kesehatannya terganggu. Tim dokter yang menangani kondisi kesehatannya saat ini tidak memberikan izin kepada Yanni untuk melakukan perjalanan.

"Saat ini dia (Yanni) masih dalam perawatan Dokter dan masih membutuhkan waktu. Yanni sangat menyesal tentang hal ini. Sebenarnya dia sudah menantikan untuk melihat semua orang untuk ia kirimkan cintanya," kata tim manajemen Yanni dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id

"Setelah Yanni pulih betul, kami akan memberi tahu tentang penjadwalan konser. Kami dengan sangat menyesal harus memberitahukan kabar ini," lanjutnya.

Di akun Facebook-nya, Yanni sudah menyampaikan penyesalannya atas ditundanya konser di sejumlah negara. PT Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur & Ratu Boko dan Rajawali Indonesia Communication selaku promotor berupaya menjadwalkan ulang konser Yanni di Indonesia.

"Kami sangat bersedih akan kabar yang baru saja menimpa Yanni. Dengan berat hati kami pun harus menunda digelarnya Prambanan Orchestra dan menunggu Yanni kembali pulih seperti sedia kala,” jelas Edy Setijono.

Untuk jadwal baru konser di Indonesia dan Korea memang belum diumumkan oleh manajemen Yanni. Mereka baru menetapkan jadwal  baru konser di Uzbekistan pada 17 Februari 2019. Sementara itu, jika tak mau menunggu jadwal baru konser Yanni, promotor membuka kesempatan bagi calon penonton untuk melakukan pengembalian dana.

"Kami berharap penggemar Yanni dan pembeli tiket berkenan untuk menunggu penjadwalan ulang untuk menyaksikan konsernya. Pembelian tiket akan dibuka lagi setelah jadwal konser ditentukan. Namun, kami tetap memberikan opsi kepada pembeli tiket yang ingin melakukan refund. Sementara ini kami akan melakukan proses pendataan ulang pembeli," kata CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas S Alimi.  


 


(ELG)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.