• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Dipha Barus Bangga Diganjar Penghargaan "DJ of the Year"

Elang Riki Yanuar - 09 November 2018 16:24 wib
Dipha Barus (Foto: dok. iceprience)
Dipha Barus (Foto: dok. iceprience)

Jakarta: Dipha Barus meraih penghargaan sebagai DJ of The Year di ajang Paranoia Awards 2018. Dalam ajang yang sudah 15 kali digelar itu, Dipha menyisihkan nomine lain seperti Attila Syah, Claudia Jaramillo, DJ WW dan DJ Yasmin.

Paranoia Awards 2018 merupakan penghargaan yang digagas untuk memberi apresiasi kepada pelaku Electronic Dance Music (EDM) di Indonesia. Perasaan Dipha Barus pun campur aduk ketika namanya keluar sebagai juara.

"Saya sangat bangga dan senang. Ini buat kalian teman-teman. Sebenarnya saya bingung mau ngomong apa. But, this is for you guys. Thank you so much for Iceperience dan semua pelaku electronic dance music (EDM) yang ada di sini. Juga para DJ di luar sana. Semoga electronic dance music tetap jadi musik nomor satu di Indonesia," kata Dipha Barus dalam keterangan tertulisnya.

Paranoia Awards 2018 digelar pada Rabu 7 November 2018 di The Pallas, Jakarta. Selain memberikan penghargaan, sejumlah musisi seperti Dipha Barus, Weird Genius, Jevin Julian, Cyda, Roni Joni, hingga Fun on A Weekend unjuk gigi.

Pemenang Paranoia Awards ditentukan dengan melibatkan dewan juri yang kompeten. Mulai dari DJ Senior, MC, Nightlife Photographer & Nightlife Media. Juri–juri ini berperan sejak penentuan nominasi semua kategori di Paranoia Awards. Penjurian akan melakukan kroscek seputar eksistensi, konsistensi dan kontribusi selama satu tahun belakangan, kualitas gigs seorang DJ, MC, VJ, maupun event, serta pertimbangan lainnya.

"Kita ini dalam satu payung besar dance industry Indonesia yang ingin terus berkembang dengan berbagai party dan jogedan yang cool dan asyik. Satu–satunya cara, ya kita harus bersatu dan meninggalkan politic of dancing yang kurang sehat sekarang ini," kata Soenan Silalahi, Produser Paranoia.

Dalam kategori lain, Paranoia Awards memberikan penghargaan bergengsi yakni Lifetime Achievement Award kepada DJ Riri sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasinya di industri musik dance Indonesia. Sementara Djakarta Warehouse Project 2017 mendapat penghargaan di kategori Event of the Year.

"Kalau diperhatikan, musik dance sekarang mulai mengarah ke pop dan sudah merajai tangga-tangga lagu pop di Indonesia. Paranoia Awards mengingatkan kita untuk kembali ke root, bangkit dari underground dan kini mulai dihargai masyarakat," ujar Dipha Barus.

 


(ELG)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.