Oppie Andaresta Kenang Cerita di Markas Slank

    Sunnaholomi Halakrispen - 13 Mei 2021 22:22 WIB
    Oppie Andaresta Kenang Cerita di Markas Slank
    Oppie Andaresta bersama Slank (Foto: dok. Metro TV)



    Jakarta: Grup band Slank rutin nongkrong di Gang Potlot, Jakarta Selatan, yang merupakan rumah ibunda Bimbim (drummer Slank), Bunda Iffet. Ternyata, rumah itu tak hanya bersejarah bagi Slank, namun juga ada kisah bagi penyanyi Oppie Andaresta.

    "Waktu SMA kebetulan aku jadi ketua kesenian. Adiknya Bimbim, Massto, gue ajari nyanyi. Lalu kita nge-band, latihan di Potlot, dilihat Bimbim. Akhirnya Bimbim dan gue bikin band zaman dahulu," ucap Oppie dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia yang tayang di Metro TV. 

     



    Oppie pun teringat kenangan saat dirinya diculik oleh Bimbim untuk latihan nge-band. Kala itu, pelantun lagu "Single Happy" ini berada di sekolah dan duduk di bangku SMA kelas 3.
      
    "Bimbim, Mpai, Rustam, Tole, ada lah pemain bassnya Slank zaman dahulu. Nah mereka naik Jeep CJ6 (Jeep yang sekarang ditaruh di rumah Bunda Iffet), mereka gondrong, glam rock gitu, bajunya pakai kaos kutang, ke sekolahan gue dan nyulik gue," kenangnya.

    "Ke sekolah minta izin bilangnya om sakit atau apa gitu. Ternyata latihan band. Nama bandnya Lemon Ice," tambahnya.

    Setelah itu, Oppie terus-menerus datang ke rumah Bunda Iffet untuk latihan nge-band. Ia teringat, besarnya rumah di Potlot membuatnya nyaman, bahkan ada studio musik juga di dalamnya.

    "Jadi memang Bunda Iffet itu senang banget kalau kita ngumpul di Potlot. Katanya mendingan anak-anak enggak ke mana-mana dan datang ke rumah. Potlot jadi tempat tongkrongan," ungkapnya.

    Bunda Iffet menjadi penyemangat mereka saat muda, dengan memfasilitasi tempat nongkrong yang aman. Bahkan, setiap hari rumahnya dipenuhi dengan orang yang tidak dikenal sebelumnya. Kebaikan hati Bunda Iffet pun takkan dilupakannya.

    "Bunda kan dulu kepala sekolah TK, lalu ada kantor TK. Ada yang namanya telepon koin. Kalau malam-malam kita akali untuk telepon pacar atau siapa berjam-jam. Itu akhirnya tagihan teleponnya bisa mahal banget," pugkasnya.

    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin Slank untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. 

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin Slank untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id