Kritik Cucu Titiek Puspa Memotivasi Padi Bikin Album Indera Keenam

    Cecylia Rura - 26 Oktober 2019 15:10 WIB
    Kritik Cucu Titiek Puspa Memotivasi Padi Bikin Album Indera Keenam
    Padi Reborn (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
    Jakarta: Padi Reborn kembali melahirkan album baru, Indera Keenam untuk mengobati kerinduan para Sobat Padi. Padi mengajak Denny Chasmala sebagai co-producer di album ini. Kali terakhir Padi merilis album Tak Hanya Diam (2007).

    Konsep baru ditawarkan oleh Piyu, Fadly, Ari, Rindra, dan Yoyo dalam album Indera Keenam. Perilisan album ini juga tak lepas dari kritik terhadap karya Padi terdahulu, salah satunya cucu Titiek Puspa yang menjadi Sobat Padi.

    "Ada buktinya yaitu cucunya Titiek Puspa cerita sama kita. 'Piyu, setelah album itu (Save My Soul), cucu saya enggak mau dengerin Padi lagi'. Nah, kita penasaran. Kita me-refresh lagi lagu-lagu di album," kata Piyu di Jakarta Pusat, Jumat, 25 Oktober 2019.

    Album yang dimaksud adalah Save My Soul (2003). Menurut Sobat Padi saat itu, lagu-lagu Padi terlalu keras dengan nada-nada tinggi. Mereka sulit untuk menyanyikan lagu Padi di album itu dan memilih keluar dari Sobat Padi.  

    "Waktu kita tahun 2003 pas kita ngeluarin Save My Soul itu ada Sobat Padi yang sebetulnya sudah ngefans sama kita. Gara-gara album Save My Soul itu mereka enggak mau lagi jadi Sobat Padi," kata Piyu.

    Momentum perilisan album Indera Keenam sebagai lahirnya kembali Padi Reborn setelah tertidur selama 12 tahun. Mereka ikut menyesuaikan gaya hidup pendengar dengan merilis tujuh lagu lama yang diaransemen lebih segar bersama konsep akustik.

    Satu lagu baru melibatkan anak Tora Sudiro, Jenaka yang mengisi di lagu Kau Malaikatku. Video musiknya mengambil lokasi di beberapa negara Eropa seperti Amsterdam, Praha, Perancis, dan Berlin.

    Pelepasan album Indera Keenam juga menjadi arsip rekam jejak bahwa Padi masih eksis di industri musik. Meski 12 tahun vakum, album ini menandai secara resmi kembalinya Padi meramaikan industri musik Tanah Air.

    "Kami sudah dua tahun reborn. Ternyata setelah dua tahun harus ada sesuatu yang membuktikan eksistensi itu. Harus sebuah album atau sebuah karya. Itulah alasan kita harus mengeluarkan album agar karya ini bisa jadi arsip," terang Piyu.

    Album Indera Keenam memuat lagu Menerobos Gelap, Angkuh, Menanti Keajaiban, Ketakjuban, Di Sini Tanpamu, Terlanjur, Menanti Sebuah Jawaban, dan Kau Malaikatku. Album Indera Keenam dirilis melalui platform musik digital 25 Oktober 2019.

     

    (ELG)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id