comscore

Luapan Kemarahan Retlehs di Lagu Debut "Matahari"

Medcom - 01 Desember 2021 09:00 WIB
Luapan Kemarahan Retlehs di Lagu Debut Matahari
Band Rethless (Foto: instagram)
Jakarta: Industri musik Tanah Air kembali diramaikan dengan kemunculan band rock bernama Retlehs. Band ini beranggotakan Hariara "Hara" Hosea sebagai bassis, Faizu Salihi sebagai drummer, dan penyanyi Erlinda Anastasha.

Terbentuk sejak April 2021, Retlehs memainkan deru sonik eksperimen yang mencerminkan refleksi atas palet ragu dan keputusasaan. Mengawang dan rapuh seperti sinematika ethereal bayangan diri di atas air.
"Pada intinya, Retlehs sebenarnya cuma tiga orang yang ingin marah-marah dan tidak menyukai banyak hal. Kita menyalurkan energi tersebut untuk bikin lagu," sebut Hara.

Secara harafiah, nama Retlehs berasal dari kata ‘shelter’ yang diucap terbalik. Itulah kenapa kemudian ketiga anggotanya menjadikan band mereka seolah sebuah rumah atau ruang bernaung, tempat perlindungan, wadah bagi segala macam kegelisahan.

Dewasa ini, Rethless baru saja merilis single perdananya yang berjudul “Matahari”. Sebuah lagu yang menjadi cerminan akan idealisme band yang usianya masih tergolong “orok”. Ini juga merupakan pembuktian kalau mereka tidak suka membuang waktu dan memilih untuk produktif.

Judul "Matahari" diambil dengan pemaknaan anomali bahwa matahari merupakan simbol bintang terang yang menjadi sumber energi kehidupan demi menyinari cahaya kegelapan.

Luapan Kemarahan Retlehs di Lagu Debut Matahari

Secara lirik, lagu itu mengarah pada tendensi bunuh diri yang terus menggoda Hara sebagai sang penulisnya, manis pula bernaluri keterasingan campur paranoid. "Matahari" berbicara tentang karma, masa lalu yang menghantui, dan usaha untuk memusnahkan rasa takut pada diri sendiri.

Di lagu ini juga terkandung suara dua vokalis perempuan lain yang dinyanyikan oleh Yuditri Regina Eufemia & Yuditha Irene Eufemia. Sedangkan yang bermain gitar adalah Savio Ligina dari band House You Live In.  

Sebelum single "Matahari", Retlehs juga mengeluarkan lagu internal berdurasi 50 detik dengan warna musik hardcore. Agenda ke depannya, Retlehs yang telah menulis total empat lagu akan terus mendekam di studio untuk menambah katalog mereka. Hal ini dilakukan mengingat target lanjutan band ini adalah menerbitkan dua buah album mini sebelum diteruskan dengan debut album penuh.

Single "Matahari" dapat didengarkan mulai 29 November via Sinjitos Collective dan di semua platform musik digital.

(Ifdal Ichlasul Amal)


 

(ELG)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id