Teknologi yang Menyelamatkan Karier Bermusik Kamga

    Elang Riki Yanuar - 15 Desember 2019 07:00 WIB
    Teknologi yang Menyelamatkan Karier Bermusik Kamga
    Kamga bersama grup musik Dekat (Foto: Medcom)
    Jakarta: Banyak cara dan strategi yang dilakukan seorang musisi agar terus bisa bertahan. Salah satunya beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi. Hal itulah yang dilakukan Kamga ketika memulai perjalanan baru bersama grup Dekat.

    Ketika grup Tangga bertransformasi menjadi grup musik Dekat, para personelnya seperti Kamga, Chevrina dan Tata harus memulai langkahnya secara mandiri. Dari ketiganya, hanya Chevrina yang menguasai alat musik. Namun, berkat teknologi di dunia musik, Kamga tidak perlu belajar alat musik untuk menghasilkan sebuah musik.

    "Teknologi menyelamatkan karier saya. Saya tidak bisa main gitar dan piano. Dulu saya pikir bisa menyanyi saja sudah cukup.S Tapi sekarang semua penyanyi yang nulis lagu, sudah bukan luar biasa lagi. Makanya saya harus berteman dengan teknologi," kata Kamga di acara  Folkative: Future of Tomorrow di Jakarta.

    Bersama grup Dekat, Kamga cukup berhasil beradaptasi dengan teknologi. Hal itu pula Kamga implementasikan bersama grup musik lainnya yang dia bentuk bersama Chevrina yaitu, Hondo.

    "Hondo bikin lagu lewat komputer. Bikin audio pakai komputer. Bikin bunyi pakai komputer. Semua diproses lewat komputer. Mixing mastering lewat komputer. Manggungnya pakai laptop, mixernya pakai komputer. Jadi bagaimana caranya permusikan ini bisa saya kerjakan sendiri. Dan itu enggak bisa saya kerjakan kalau enggak dekat dengan teknologi," jelas Kamga.

    Karena itu, Kamga bersama Hondo pun merasa senang dilibatkan festival seni berbasis teknologi dan pertunjukan musik Wave of Tomorrow. Dia akan berkolaborasi dengan seniman visual dengan set up panggung yang dipenuhi LED dilengkapi lighting dan visual effect memukau.

    "Nantinya seperti fashion show gitu, visualnya bisa dilihat dari berbagai macam sudut," ujar Kamga.

    Selain Hondo, Wave of Tomorrow menghadirkan karya sejumlah seniman seperti Maika Collective, Rubi Roesli, hingga Motionbeast. Wave of Tomorrow akan digelar di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta pada 20-29 Desember 2019.

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id