I'm All Ear's: Buku Perjalanan Endah N Rhesa 15 Tahun Bermusik

    Cecylia Rura - 11 Januari 2020 12:30 WIB
    I'm All Ear's: Buku Perjalanan Endah N Rhesa 15 Tahun Bermusik
    Endah N Rhesa dalam peluncuran buku I'm All Ear's di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Januari 2020. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
    Jakarta: Pasangan musisi Endah Widhiastuti dan Rhesa Aditya menuangkan perjalanan 15 tahun berkarier di industri dalam buku I'm All Ear's. Memoar mereka ditulis Eko Wustuk yang sejak perkenalan pertama mendesak mereka merilis buku.

    Musisi pasutri ini pun harus beberes dokumen foto, kenangan, dan lagu mereka sebagai pelengkap buku perjalanan yang akan ditulis Eko Wustuk. Dia berharap, buku ini dapat menjadi inspirasi sekaligus pemantik kritik lain untuk menghasilkan karya yang lebih baik.

    "Sederhana, artinya orang baca terhibur, syukur-syukur dia bisa ambil inspirasi. Tapi lebih senang lagi kalau ada yang baca buku ini kemudian dia melihat ada yang kurang, mau bikin yang lain menginjak buku ini. Menurut gue buku harusnya ada yang bikin lebih bagus lagi baru peradaban kita bisa maju," kata Eko dalam peluncuran buku I'm All Ear's di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Januari 2020.

    Melengkapi cerita, buku ini menyematkan saran lagu Mendulang Cinta dari Pohon Tua Creatorium sebagai teman membaca. Lagu ini dirilis lebih dulu 23 Februari 2019. Filosofi di balik beberapa ciptaan Pohon Tua menarik perhatian Eko Wustuk untuk selaras didengarkan ketika membaca I'm All Ear's.

    "Ketika dia dulu cerita bagaimana hidupnya at the lowest point kemudian dia bisa melahirkan menghasilkan lagu yang bagus. Pengalaman negatif ternyata bisa dibuat lagu yang tidak negatif," cerita Eko.

    Judul buku I'm All Ear's didiskusikan bersama Edraflo Books. Mereka pun sepakat mengambil nama I'm All Ears yang secara harfiah dapat diartikan sepenuhnya siap mendengar.

    Buku I'm All Ear's berisikan empat babak inti Fear, Hear, Clear, dan Regenerate Tour '19. Tak hanya menyoal diskografi dan penghargaan, musisi pasutri ini juga bercerita tentang keputusan mereka untuk menikah dan rintangan di balik status seniman saat membuat kartu kependudukan.

    Endah N Rhesa berharap buku tulisan Eko Wustuk dapat menjadi pelengkap literasi musik di dunia digital dan memotivasi seniman lain berkarya. Dalam secuplik akhir prakata di buku, mereka berharap buku ini dapat memberikan energi yang sama ketika mendengarkan lagu-lagu Endah N Rhesa.

    "Semoga buku ini bisa menemani kalian seperti halnya lagu-lagu kami yang kalian putar dalam perjalanan untuk mengisi waktu maupun pengantar tidur. Selamat membaca dan mengenal kami lebih dekat."

    Endah N Rhesa merilis buku I'm All Ears seharga Rp100 ribu dan kaus I'm All Ear's seharga Rp200 ribu.
     

    (ELG)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id