comscore

Grup Bentukan Justin Vernon, Big Red Machine, Berkolaborasi dengan Taylor Swift

Agustinus Shindu Alpito - 30 Juni 2021 18:16 WIB
Grup Bentukan Justin Vernon, Big Red Machine, Berkolaborasi dengan Taylor Swift
Big Red Machine (Foto: Graham Tolbert)
Jakarta: Big Red Machine, grup yang digagas Justin Vernon (Bon Iver) bersama Aaron Dessner (The Nation), akan merilis album kedua pada 27 Agustus 2021. Album yang diberi judul How Long Do You Think It's Gonna Last? itu dikerjakan dengan melibatkan sejumlah nama besar, termasuk bintang pop Taylor Swift.

Sebagai pembuka menuju album baru, Big Red Machine merilis single berjudul "Latter Days". Single ini dinyanyikan oleh Vernon dan Anais Mitchell.
“Sangat jelas bagi Anaïs bahwa draf awal yang Justin dan aku buat untuk ‘Latter Days’ membahas tentang masa kecil, atau hilangnya kepolosan dan rasa nostalgia terhadap sebuah masa sebelum kamu dewasa — sebelum kamu menyakiti orang lain atau kehilangan orang lain, dan membuat banyak kesalahan. Ia memberikan sebuah definisi untuk lagu tersebut saat ia menyanyikannya, seraya tema-tema tersebut terus muncul lagi dan lagi,” ujar Dessner.

Dessner sendiri merupakan sosok yang dekat dengan Taylor Swift. Album terbaru Swift, Folklore, dikerjakan bersama Dessner di studio Long Pond, New York. Selain Swift, kolaborator yang terlibat dalam album mendatang Big Red Machine adalah Robin Pecknold dari Fleet Foxes (“Phoenix”), Ben Howard dan This Is The Kit (“June’s a River”), Naeem (“Easy to Sabotage”), Sharon Van Etten, Lisa Hannigan, dan Shara Nova dari My Brightest Diamonds (“Hutch”, lagu yang terinspirasi dari teman Dessner yang sudah wafat, Scott Hutchison, frontman dari Frightened Rabbit). Sedangkan Swift akan membawakan single "Birch" dan "Renegade". Proses rekaman Dessner bersama Swift terjadi pada Maret 2021, dalam momen yang berdekatan dari kemenangan mereka berdua di Grammy Award. Keduanya berhasil memenangkan kategori Album of The Year untuk album Folklore.

“Musik di album ini adalah musik yang sangat terhubung denganku secara emosional,
namun sangat menarik saat aku mendengar bagaimana orang lain juga dapat merasa
terhubung dengan cara mereka masing-masing dan bagaimana banyak suara dapat

melebur dengannya,” ujar Dessner yang untuk pertama kalinya mengisi bagian vokal
utama di tiga lagu. “Itulah yang membuat proyek ini istimewa. Dengan orang-orang yang
ada di album ini, ada rasa keterbukaan, dan kemurahan hati dari segi kreatif dan sebuah
emosi yang menyatukan semuanya.”




(ASA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id