God Bless Belum Mau Menyerah

    Elang Riki Yanuar - 19 Desember 2016 06:10 WIB
    God Bless Belum Mau Menyerah
    God Bless (Foto: dok. God Bless)
    medcom.id, Jakarta: God Bless belum mau menyerah meski personelnya digerus usia. 'Napas' mereka masih panjang ketika meluncurkan album baru berjudul Cermin 7.

    Cermin 7 merupakan album ketujuh dalam 43 tahun perjalanan God Bless. Album ini merupakan daur ulang dari album Cermin yang dulu dirilis pada 1980-an. Selain menampilkan aransemen yang lebih segar, God Bless menambahkan tiga lagu baru.

    God Bless sebenarnya memiliki album lain yang cukup monumental seperti Semut Hitam atau Raksasa. Namun, mereka punya alasan tersendiri kenapa memilih merekam ulang lagu-lagu di album Cermin.

    "Setelah kami survei saat tur beberapa tahun terakhir dan polling dari fans God Bless mereka minta kalau bisa album Cermin dibuat lagi. Karena master album Cermin juga memang sudah tidak ada, tidak diproduksi lagi. Lalu album Cermin dianggap momentum buat God Bless. Karakternya benar-benar idealis dan tanpa didasari harus laku atau komersil," jelas Donny Fatah saat berbincang dengan Metrotvnews.com di sela peluncuran album Cermin 7.

    Untuk album Cermin 7, God Bless menggandeng Fajar Satritama yang merupakan penabuh drum band Edane. Kehadiran Fajar diakui God Bless membawa warna tersendiri dalam musik mereka. Fajar membuat lagu seperti Musisi menjadi lebih agresif dibanding versi aslinya.

    God Bless Belum Mau Menyerah
    Sampul Album Cermin 7 (Foto: dok. God Bless)

    Bagi Fajar, God Bless merupakan band rock yang memiliki banyak dinamika dalam musiknya. Tak heran, Fajar butuh waktu ekstra untuk mempelajari lagu-lagu yang drumnya dulu diisi oleh Teddy Sujaya.

    "God Bless ada unsur keyboard dan choir. Jadi lebih progresif dan dinamikanya lebih banyak. Kalau Edane lebih tight, dari ujung sampai ke belakang 'digeber' terus," kata Fajar kepada Metrotvnews.com.

    God Bless Belum Mau Menyerah
    Fajar Satritama (Foto: dok. manajemen God Bless)

    "Album Cermin 7 ini aransemennya lebih komplek dan panjang. Untuk mempelajari lagu seperti Anak Adam, Cermin butuh waktu buat bisa masukin warna saya dan pas komposisinya. Kita coba memasukan warna baru tetapi aslinya tetap ada," lanjutnya.

    Anak Adam memang lagu spesial yang paling dinanti di album Cermin 7. Lagu Anak Adam merupakan lagu terpanjang yang pernah direkam God Bless. Durasinya lebih dari 12 menit. Namun, di album Cermin 7, durasi lagu Anak Adam empat menit lebih singkat dibanding lagu terdahulu.

    "Anak Adam dipersingkat jadi 8 menitan, tapi ini masih cukup panjang untuk ukuran album komersial," ucap Achmad Albar.

    Karunia Tuhan untuk God Bless

    Hingga kini, God Bless tercatat 15 kali mengalami pergantian personel. Achmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Abadi Soesman (keyboard), Donny Fattah (bass) dan Fajar (drum) adalah formasi teranyar God Bless. Grup musik masih sanggup bertahan hingga 43 tahun adalah hal langka di Indonesia.

    Donny Fattah tak tahu, resep apa yang membuat God Bless bisa selama ini bermusik. Donny lantas membuat lagu Kukuh untuk menggambarkan posisi God Bless di lintasan musik Tanah Air.

    "Kami tidak pernah menyangka bisa tetap berdiri di sini. Di industri musik, bisa bertahan lima tahun saja itu sudah luar biasa. Banyak sekali warna aliran musik dan warna musik baru, tapi kami masih di sini. Masih diterima di negara ini hampir setengah abad. Kami masih kukuh di sini," katanya.

    God Bless Belum Mau Menyerah
    God Bless (Foto: Metrotvnews/Elang)

    Kiprah mereka juga bukan tanpa hambatan. Selain harus bongkar pasang personel, masalah pribadi sempat menghinggapi mereka. Namun, masalah terberat yang dirasakan Achmad Albar adalah ketika ditinggal Fuad Hassan (drum) dan Soman Lubis (keyboard) yang tewas kecelakaan pada 1974.

    "Yang paling sulit adalah pas kehilangan Soman Lubis dan Fuad Hassan. Secara mendadak kita kehilangan pemain," kata Achmad Albar kepada Metrotvnews.

    Donny Fattah bersama Ahmad Albar merupakan personel yang paling lama di God Bless. Perjalanan panjang God Bless membuat mereka menjadi saksi penting dalam perjalanan musik rock di Tanah Air.

    Iyek-sapaan Achmad Albar- kini sudah berusia 70 tahun, sedangkan Donny tiga tahun lebih muda. Namun, mereka masih terlihat bugar. Belum ada tanda-tanda God Bless mengendurkan aksi mereka di atas panggung. Bahkan, setelah merilis album Cermin 7, God Bless berencana menggelar tur.

    "Kita bisa bertahan karena kita masih kuat. Kalau kita sudah enggak kuat pasti berhenti. Tetapi kita tidak tahu kapan," ujar Achmad Albar.

    "Mungkin inilah God bless atau karunia Tuhan yang sesungguhnya buat kita (sehingga bisa bertahan sampai sekarang)," tutup Donny.

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id