comscore

Ramengvrl: Saya Membangun Respek untuk Keluarga Saya

Agustinus Shindu Alpito - 03 Maret 2022 09:35 WIB
Ramengvrl: Saya Membangun Respek untuk Keluarga Saya
Ramengvrl (Foto: Asiatic Records)
Nama Ramengvrl mulai dikenal publik secara luas pada 2016 lewat single "I'm Da Man". Sejak itu pula kariernya di kancah hip-hop melesat, membawa keyakinan akan masa depan cerah talenta hip-hop lokal. Terlepas dari itu semua, Ramengvrl kini dalam pusaran industri yang menuntutnya menjaga konsistensi dan presistensi untuk tetap berada di atas panggung.

Beberapa waktu lalu, Medcom.id mendapat kesempatan untuk mewawancarai Ramengvrl secara eksklusif Ramengvrl. Dalam wawancara itu, Ramengvrl menceritakan bagaimana perjuangan kelas menengah menjadi salah satu yang ingin disuarakannya melalui musik.
"Gue bukan social artist dalam arti kayak Tuan 13 ngomong tentang harimau Sumatra atau seperti Iwan Fals. Atau seperti Kendrick ngomong rasisme atau polisi di sana. That's not where I came from. Saya berasal dari keluarga dari average working class, enggak kaya tapi enggak miskin. Tapi, bukan berarti di average middle class enggak punya struggle-nya sendiri," kata pemilik nama asli Putri Estiani itu.

Ramengvrl: Saya Membangun Respek untuk Keluarga Saya

Ramengvrl tertarik menyorot isu seputar kelas menengah karena baginya, kelas menengah adalah kelompok sosial yang terjebak dalam lingkaran kultur sosial yang sebenarnya menjerat dan membuat "kehidupannya" jalan di tempat seumur hidup. 

"Average middle class ini menarik buat gue karena kalau elo miskin nothing to lose, kalau kaya banget masalahnya juga sudah beda. Sedangknya middle class itu lo secara sistem dan mindset lo stuck di situ mungkin untuk selamanya. Itu sampai ke hal-hal lain, di mana society menekan lo juga. Itu bukan soal finansial saja," imbuh Ramengvrl.

Ramengvrl lantas memberi contoh bagaimana kelas menengah hidup di tengah realita sosial yang membuatnya untuk tunduk pada norma dan justifikasi sosial yang dalam beberapa hal kerap di luar nalar dan membungkam kebebasan dalam memilih jalan hidup. Pilihan-pilihan untuk tidak menikah dan karier yang berbeda dari pilihan masyarakat umum misalnya.
 

Dendam Masa Lalu


Kemarahan memegang peranan penting dalam sejarah hip-hop. Hal itu juga yang terjadi pada Ramengvrl. Melihat rilisan-rilisan Ramengvrl, jelas terlihat kemarahan atas masa lalunya. Kita ambil beberapa contoh lagu Ramengvrl mulai dari "Fake Friends", "Whachu Mean", sampai single terbaru "Who Dis". Dalam lagu-lagu itu Ramengvrl seolah memukul balik masa lalunya, terlebih kepada orang-orang yang pernah meremehkannya atau membuatnya kecewa. 

Ramengvrl tak menampik bahwa dirinya menyimpan kemarahan itu dan menjadikannya bahan bakar dalam menulis lagu. 

"Sepanjang hidup saya selalu membuktikan ke orang-orang kalau gue bisa. Gue bukan yang bisa lo anggap remeh. Dari keluarga besar gue, mereka selalu melihat sebelah mata keluarga gue, karena kami enggak sekaya mereka. Sampai hal-hal kecil misal gue dikucilkan sama sepupu karena enggak pernah naik SQ (Singapore Airlines), atau zaman gue kerja kantoran ada yang nemu SoundCloud gue mereka ketawain, pas gue agak naik (karier musiknya) mereka jadi sok dekat," kata Ramengvrl.

Di atas itu semua, nilai yang dipegang Ramengvrl dalam berkarier adalah membangun rasa respek, martabat, dan kehormatan keluarganya. Itu dilakukan Ramengvrl sebagai penebusan atas apa yang telah dilakukan orang tuanya selama ini dalam menghidupi keluarga, dan tentu saja membayar perlakuan tidak menyenangkan yang diterima keluarganya sebagai kelas sosial menengah. 

Ramengvrl: Saya Membangun Respek untuk Keluarga Saya

"Saya membangun respek untuk keluarga saya. Mereka banyak mengorbankan mimpi, uang, demi gue. Gue lakuin ini (berkarier di dunia musik) buat diri gue  tetapi gua juga melakukannya untuk orang tua gue," tutup Ramengvrl.

Ramengvrl kini berada di bawah naungan Asiatic Records. Single perdana bersama label barunya itu bertajuk "Who Dis". Sebelumnya, Ramengvrl merilis album di bawah label Juni Records yang bekerja sama dengan label asal Amerika Serikat, Empire. 

Sepanjang kariernya, Ramengvrl telah berkolaborasi dengan musisi dan produser musik internasional. Antara lain rapper Amerika-Korea Ted Park pada track "Look At Me Now", Sihk pada track "The Emo Song", penyanyi Amerika Serikat Inayah dalam lagu "Go Get Dat B", dan penyanyi Thailand Pyra untuk lagu "Foreign".
 
Ramengvrl juga melibatkan produser dunia dalam album ini, antara lain Roark Bailey (pernah memproduseri Post Malone), Omega (pernah memproduseri Iggy Azalea), Swede of 808 Mafia (pernah memproduseri Lil Wanye, DJ Khaled), hingga Cassius Jay (pernah memproduseri Cardi B, Justin Bieber).

 

(ASA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id