Persatuan Perusahaan Film Indonesia Imbau Sineas Hentikan Produksi Film

    Dhaifurrakhman Abas - 25 Maret 2020 11:24 WIB
    Persatuan Perusahaan Film Indonesia Imbau Sineas Hentikan Produksi Film
    Ilustrasi (Foto: Getty Images)
    Jakarta: Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) mengimbau seluruh perusahaan film untuk menghentikan kegiatan produksi sementara waktu. Ini guna menghindari penyebaran virus korona.

    "Sebagai upaya pencegahan dan penyebaran wabah virus, dengan ini Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) mengimbau kepada seluruh perusahaan film, khususnya anggota PPFI agar menghentikan seluruh kegiatan produksi film untuk sementara waktu," tulis pernyataan tersebut, seperti dikutip Antara, Rabu 25 Maret 2020.

    Imbauan dikeluarkan secara resmi dan ditandatangani Ketua Umum PPFI, Deddy Mizwar serta Sekretaris Jenderal PPFI, Zairin Zain. Surat imbauan yang disebarkan pada Senin 23 Maret 2020 itu juga meminta seluruh perusahaan film patuh terhadap anjuran penerintah.

    "Dan trus mengikuti seluruh kebijakan pemerintah Indonesia dalam memerangi penyebaran virus corona," sambung imbauan tersebut.

    Dalam surat imbauan itu, PPFI tidak menjelaskan sampai kapan batas waktu penghentian kegiatan produksi sementara dilakukan. Namun PPFI berharap agar para rumah produksi dapat menahan diri untuk sementara dari kegiatan pembuatan film hingga kondisi aman.

    "Marilah kita bersama saling bahu membahu, bersatu saling mengingatkan dan saling menguatkan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, melindungi kita semua. Amin," papar pernyataan tersebut.

     



    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id