Rumitnya Memilih Judul Internasional untuk Film "Kucumbu Tubuh Indahku"

    Purba Wirastama - 18 April 2019 20:15 WIB
    Rumitnya Memilih Judul Internasional untuk Film
    Muhammad Khan dalam Kucumbu Tubuh Indahmu (fourcolours films)
    Jakarta: Kucumbu Tubuh Indahku, film cerita terbaru dari Garin Nugroho yang tayang di bioskop sejak hari ini, punya judul "Memories of My Body" untuk versi peredaran internasional. Garin dan produser Ifa Isfansyah bercerita bahwa pemilihan judul versi bahasa Inggris melalui proses panjang dan rumit.

    "Paling sulit menemukan judul ya. Kadang (syuting) film sudah berjalan, judul belum ketemu," kata Garin usai pemutaran film khusus media di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Judul asli dalam bahasa Indonesia sudah ditentukan Garin dan timnya sejak naskah dibuat. Garin mengambil benang merah cerita soal trauma tubuh dan bagaimana seseorang menyikapi pengalaman pahit tersebut. Lalu dipilih frasa yang merujuk kepada makna "berdialog dengan diri" atau "mencumbu tubuh diri".

    "Dalam bahasa yang sangat puitis, menjadi Kucumbu Tubuh Indahku. Jadi, orang hanya akan hidup jika dia menghormati dan mencintai tubuh atau ke-diri-annya," ungkap Garin.

    Selama proses pengerjaan dan administrasi, film diberi judul sederhana "Juno" demi alasan penyederhanaan. Pemakaian judul semacam ini dikenal dengan istilah working title atau judul selama mengerjakan film.

    Dalam perjalanan, mereka sepakat untuk merilis film ini lewat festival film internasional lebih dulu. Dengan demikian, mereka harus menyusun frasa dalam bahasa Inggris yang digunakan sebagai judul asli versi internasional.

    Menurut Garin, judul internasional punya dasar pertimbangan beragam. Misalnya, aspek bunyi ketika diucapkan, kemampuan kata-kata menyampaikan pesan dengan tepat bagi khalayak asing pemakai bahasa Inggris, hingga "perasaan sosial dari judul" yang akan ditangkap oleh khalayak dalam konteks sosial berbeda.

    Garin, yang mengaku kesulitan memahami bahasa Inggris, menyerahkan urusan judul versi internasional kepada Ifa selalu produser.

    "Untuk judul bahasa Inggris, sebenarnya perspektifnya bukan hanya kreatif, tapi di situ ada pula international sense dan distributor," kata Ifa dalam kesempatan sama.

    Ifa menyebut bahwa mereka berdiskusi panjang dengan para distributor filmnya untuk peredaran internasional. Berbagai pilihan muncul hingga 10 judul.

    "Bahkan pada saat kami masukkan ke Venice (Film Festival) pertama kali, judul versi Inggrisnya masih Through the Hole. Setelah itu kami diskusi, sampai yang menurut kami paling mewakili filmnya untuk perspektif internasional, Memories of My Body. Ini adalah hasil pemikiran berbagai perspektif," tutur Ifa.

    Baik judul Through the Hole maupun Memories of My Body misalnya, keduanya punya hubungan erat dengan elemen cerita tentang perjalanan hidup Juno sang tokoh utama.

    Konsep soal "lubang" (hole) mewarnai jalinan cerita sejak awal hingga akhir. Misalnya soal lubang sebagai metafora untuk mengintip kehidupan, hingga lubang sebagai metafora untuk merujuk kepada perempuan dalam kisah soal penari lengger lanang. Lengger berasal dari kata bahasa Jawa "leng" (lubang) dan "ger" (jenger ayam), yang secara umum berarti "disangka lelaki, ternyata perempuan".

    Kucumbu Tubuh Indahku adalah potret puitis perjalanan hidup Juno sejak kecil (Raditya Evandra) hingga remaja (Muhammad Khan), yang mengalami berbagai trauma kekerasan atas tubuh, baik sosial maupun politik. Sejak kecil, Juno adalah peleburan tubuh maskulin dan feminin yang terbentuk secara alami oleh kehidupan desa dan keluarga. Dia menjadi penari di sebuah desa di Jawa dan hidup berpindah-pindah dari satu desa ke desa lain.

    Film ini diilhami oleh kisah hidup penari dan koreografer ternama Rianto. Gagasan ini kemudian dikembangkan Garin Nugroho dalam konteks sosial dan politik yang lebih luas. Selain Raditya dan Khan, film ini juga menampilkan Rianto, Sudjiwo Tejo, Teuku Rifnu Wikana, Randy Pangalila, Whani Dharmawan, Quin Dorothea, Endah Laras, Cahwati, Mbok Tun, Fajar Suharno, Dwi Windarti, serta Anneke Fitriani.

    Kucumbu Tubuh Indahku telah tayang di bioskop Indonesia sejak Kamis, 18 April 2019.

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id