Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Film Animasi Nussa

    Sunnaholomi Halakrispen - 31 Mei 2021 11:11 WIB
    Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Film Animasi Nussa
    Film Nussa (Foto: visinema pictures)



    Jakarta: Film animasi Nussa The Movie bakal tayang di bioskop. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno pun mengapresiasi kerja keras pelaku ekonomi kreatif Tanah Air di subsektor film yang tetap produktif dan kreatif berkarya di tengah pandemi.

    "Saya mengapresiasi bakal hadirnya film (animasi) ini. Saya yakin dengan kualitas yang terus ditingkatkan, suatu saat film-film berkualitas seperti Nussa ini akan membanggakan nama Indonesia di dunia," ujar Menparekraf Sandi dalam rilis yang diterima Medcom.id.

     



    Kolaborasi merupakan salah satu faktor yang harus dapat dilakukan insan kreatif Tanah Air untuk meningkatkan potensi dan peluang. Hal ini dinilai telah berjalan dengan baik dalam proses produksi film Nussa yang merupakan kolaborasi antara studio Animasi The Little Giantz yang dipimpin Aditya Triantoro dan Visinema Pictures yang digawangi Angga Dwimas Sasongko.

    "Di tengah pandemi ini banyak sineas berkolaborasi dan menghasilkan produk yang bukan hanya bagus untuk dilihat, tapi juga punya nilai-nilai Indonesia. Bahkan sangat relevan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari," tutur Sandi.

    "Saya juga mengapresiasi kepada Pak Erick Thohir dan Pak Triawan Munaf yang menaruh perhatian pada sektor perfilman di Indonesia. Mas Angga tadi cerita film animasi cost-nya tinggi. Segi positifnya, film ini mempekerjakan 400 lebih sineas yang terlibat dalam produksi sehingga membuka lapangan kerja yang sangat luas," tambahnya.

    Selain itu, kata Sandi, film ini menggunakan teknologi terbaik saat ini. Sehingga, diharapkan menjadi trigger untuk anak negeri menampilkan karya-karya keren lainnya. Sandi pun mengaku sangat bangga dengan kualitas karya film animasi Nussa The Movie.

    Sementara itu, kegiatan Sandi nonton bareng special screening film ini juga merupakan bagian dari gerakan Kembali Ke Bioskop. Program yang ditopang penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin tersebut diharapkan dapat membangkitkan perfilman Indonesia di tengah pandemi covid-19.

    Sebab, pada awal tahun 2020 jumlah penonton film Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Film Indonesia telah ditonton lebih dari 12,5 juta orang dalam kurun waktu tiga bulan dari Januari sampai Maret 2020. Namun saat pandemi, per hari ini data pengunjung bioskop baru berkisar 454 ribu orang.

    "Disiplin dengan protokol kesehatan adalah kunci dunia perfilman bisa bangkit. Mulai dari awal masuk bioskop, kemudian membeli tiket dengan non tunai, hingga menggunakan masker selama pertunjukan. Operator film juga memperhatikan pengaturan sirkulasi udara dalam ruangan, penyemprotan desinfektan sebelum dan sesudah pertunjukan film," paparnya.

    Di sisi lain, sutradara Nussa The Movie Angga Dwimas Sasongko menjelaskan, film ini merupakan perluasan dari format digital ke layar lebar. Pihaknya juga ingin melihat bagaimana Nussa hidup dengan keberagaman yang ada di Indonesia.

    "Intinya kita ingin nunjukin dengan animasi kita bisa menceritakan tentang hal-hal yang esensial yang dekat dengan keseharian kita, dengan animasi kita bisa menyentuh hati orang juga supaya, animasi indonesia bisa menjadi milestone baru," jelas Angga.

    Nussa The Movie sendiri merupakan film animasi Indonesia tahun 2021. Film ini diadaptasi dari serial animasi yang berjudul sama pemenang kategori Film Animasi Pendek Terbaik Festival Film Indonesia 2019.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id