Sarjana Pelunas Janji Kemerdekaan Menang Bidikmisi Awards 2019

    Dhaifurrakhman Abas - 15 Oktober 2019 10:19 WIB
    Sarjana Pelunas Janji Kemerdekaan Menang Bidikmisi Awards 2019
    Di balik layar pembuatan film Sarjana Pelunas Janji Kemerdekaan (Foto: YouTube Eagle Awards)
    Jakarta: Film dokumenter Sarjana Pelunas Janji Kemerdekaan besutan Wisnu Dwi berhasil memenangkan Bidikmisi Award 2019 yang digelar Minggu 13 Oktober 2019. Film tersebut memenuhi seluruh kriteria dewan juri.

    "Setelah perjalanan panjang, kami harus memilih tiga film. Ini sulit. Karena semua film ini menyampaikan film penting untuk Indonesia," kata salah satu dewan Juri Bidikimisi Award 2019, Riri Riza, di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Minggu 13 Oktober 2019.

    Riri menyebut film ini berhasil menyandang posisi pemenang karena diceritakan dengan sangat baik. Selain itu, struktur film digambarkan dengan suatu permasalahan yang ditutup dengan sebuah solusi.

    "Saya rasa bahwa peran subyek di film ini luar biasa. Dia menjadi pemecah persoalan di tempat dia tinggal dan bisa diceritakan dengan sangat baik. Dan, posisi pembuat film dalam pencerita, saya rasa adalah menentukan ini film yang paling baik," ujar Riri.

    Sarjana Pelunas Janji Kemerdekaan menceritakan kisah hidup Clara, gadis muda berusia 24 tahun asal Palembang, Sumatera Selatan. Clara merupakan alunni FKIP Universitas Sriwijaya Palembang yang mendapat sokongan dana dari program Bidikmisi.

    Usai lulus kuliah, dia bertekad melunasi janjinya untuk memajukan bangsa dengan menjadi tenaga pengajar di pelosok perkampungan Tiyuh Pagar Dewa, Lampung. Namun niat baiknya justru mendapat rintangan karena terkena stigma nenek moyang.

    Selain Sarjana Pelunas Janji Kemerdekaan, Bidikmisi Awards 2019 juga dimenangkan dua film lainnya, Langkah Rubah Di Selatan dan Mimpi Di Atas Kursi Roda. Film tersebut berhasil memantik perhatian khusus dari dewan juri yang terdiri dari  Rina Indiastuti (Plt. Sesditjen Belmawa), Riri Riza (Sutradara) dan Christine Hakim (Aktris dan Produser Film).

    Bidikmisi Award diselenggarakan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama Metro TV dan Eagle institute Indonesia. Hal ini dilakukan dengan menyelenggarakan pembuatan 10 film dokumenter yang menceritakan kisah penerima program Bidikmisi.

    Agenda ini digelar sebagai bukti bahwa pemerintah melalui Ditektorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kemenristekdikti  menjalankan program bantuan pendidikan untuk masyarakat kurang mampu. Program Bidikmisi dikelola sejak 2010.

    Sebanyak 10 film finalis Bidikimisi Awards yang dipidi XXI Plaza Senayan, Jakarta, Minggu 13 Oktober 2019. Film tersebut mengangkat 10 antologi kisah penerima program Bidikmisi dalam menggapai pendidikannya selama 70 menit.

    Adapun 10 film tersebut berjudul Mimpi Di Atas Kursi Roda (Morsed), Jasiner (Abdul Malik), Kibar Layar Sang Anak Laut (M. Andi Fikri), Keupula Change (Nova Misdayanti), Anak Rantau Bergaji Dollar (M. Ridwuan), Langkah Rubah Di Selatan (Ani Ema Susanti), Obor Penyelamat Moro-Moro (Andry Kurniawan), Sarjana Pelunas Janji Kemerdekaan (Wisnu Dwi), Asa Di Tambang Pasir (Firnanda Alib) serta Mengarungi Mimpi Dari Saponda (Tomy Almijun Kibu).

     



    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id