Akhir Pekan Ketiga, Film Orang Kaya Baru Mencapai Sejuta Penonton

    Purba Wirastama - 12 Februari 2019 16:35 WIB
    Akhir Pekan Ketiga, Film Orang Kaya Baru Mencapai Sejuta Penonton
    Lukman Sardi (tengah) dalam Orang Kaya Baru (Screenplay Films)
    Jakarta: Film Orang Kaya Baru dari Screenplay Films telah mencapai angka penjualan sejuta tiket di box office domestik pada pekan ketiga pemutaran. Film ini resmi menjadi film domestik ketiga yang menembus rekor tersebut sepanjang 2019.

    Sebelumnya, dua film rilisan 2019 yang telah mencapai rekor box office ini adalah Keluarga Cemara (Visinema Pictures) dan Preman Pensiun (MNC Pictures). Hingga kini, angka penjualan Keluarga Cemara mencapai 1,7 juta tiket dan Preman Pensiun mencapai 1,1 juta tiket.

    Film Orang Kaya Baru dirilis di bioskop pada Kamis, 24 Januari 2019 dan meraup angka 50 ribu lembar tiket pada hari pertama tayang. Selama tiga hari berikutnya atau akhir pekan pembuka, film ini memimpin box office domestik dengan capaian 229 Ribu lembar tiket.

    Sepekan berikutnya, angka penjualan film ini bertambah 401 ribu lembar. Lalu selama sepekan lagi hingga Minggu, 10 Februari 2019, angkanya bertambah 302 ribu lembar.

    Total jumlah penjualan tiket selama 18 hari tayang adalah sekitar 982 ribu tiket. Ditambah penayangan pada Senin kemarin, 11 Februari, angkanya telah genap mencapai satu juta lembar.

    Jika dihitung rata-rata harian, grafik pendapatan komersial Orang Kaya Baru sebetulnya cukup stabil dan tidak mengalami penurunan drastis setiap pekan. Film ini berhasil menjual 53 ribu lembar tiket per hari selama 19 hari. Rata-rata box office harian lebih besar ketimbang capaian box office pada hari pertama tayang.

    Untuk sementara ini, Orang Kaya Baru menjadi film terlaris ketiga pada 2019 dengan waktu rilis bioskop Januari.

    Ody C Harahap, sutradara Orang Kaya Baru, memberi tanggapan atas capaian box office film ini. Dia menyebut bahwa sineas harus bisa menjaga kualitas film Indonesia supaya tidak membuat penonton kecewa.

    "Sekarang, para sineas harus bisa menjaga kualitas film Indonesia yang baik. Masyarakat sudah mulai percaya dengan kualitas film Indonesia. Sineas harus buat karya dengan storytelling baik, dibungkus dengan artistik yang bagus, sehingga semua penonton bisa menikmati," kata Ody dalam pernyataan resmi.

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id