Paranoia, Film Thriller dari Riri Riza Tayang Perdana di Korea Selatan

    Agustinus Shindu Alpito - 16 Juni 2021 12:37 WIB
    Paranoia, Film Thriller dari Riri Riza Tayang Perdana di Korea Selatan
    Paranoia (Foto: MIles Film)



    Jakarta: Film Paranoia karya sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana akan tayang perdana dalam Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2021.

    Film ini diperankan oleh Nicholas Saputra, Nirina Zubir, Lukman Sardi, dan aktor pendatang baru Caitlin North-Lewis. Proses produksi sendiri dilakukan di tengah masa pandemi, tepatnya pada November 2020. Saat syuting, tim produksi menyiapkan sebuah lokasi khusus yang tertutup guna menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

     



    "Ide membuat film Paranoia bermula pada masa-masa awal pandemi. Saat itu ada berbagai emosi yang sama-sama kita rasakan, terutama rasa takut dan cemas," kata Mira dalam keterangan pers.

    "Saya dan Riri lalu berdiskusi tentang bagaimana menyalurkan semua rasa dan emosi tersebut ke dalam sebuah karya. Lalu, kami mendesain sebuah cerita dengan pemikiran bahwa produksinya akan dilakukan dalam kondisi pandemi, dan lahirlah Paranoia," tambah Mira.

    Proses syuting total memakan 27 hari, selama itu pula para pemain dan kru dikarantina. Tidak boleh seorang pun keluar dari lokasi karantina.

    BIFAN sendiri sebelumnya sudah digelar sebanyak 24 kali. Ini adalah festival film di Korea Selatan, yang secara khusus memberi tempat pada film horor, thriller, misteri, fantasi, dan fiksi ilmiah. Festival BIFAN akan terjadi pada 8-18 Juli 2021.

    Salah satu programmer BIFAN, Ellen Y.D. Kim, mengaku terkesan dengan film ini. Terutama dengan kekuatan pada tiap karakter.

    "Paranoia adalah film pertama saya dengan genre drama thriller. Rasanya ini adalah waktu yang tepat untuk menceritakan sebuah drama dengan warna ketegangan sebagai bentuk respons terhadap kondisi saat ini," ujar Riri.

    Sementara itu, Nirina mengaku cukup kaget dilibatkan dalam film dengan genre yang terbilang tak biasa dalam industri sinema di Indonesia ini.

    "Na sempat kaget waktu menerima skenario Paranoia karena ceritanya beda sekali dengan film-film Miles sebelumnya. Setelah filmnya jadi dan kami nonton bersama, wow, hasilnya mengejutkan! Sepanjang film aku dibuat tegang padahal sudah tahu jalan ceritanya," tukas Nirina.



    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id